Senin, 09 April 2012

SMS: Partai Pengemis Indonesia

Terjaga di pagi buta karena dibangunkan mimpi seram saya langsung melihat layar handphone yang menunjukkan ada pesan masuk. Ternyata dari Si Panjul--seorang teman yang aktif di LSM. Dia kirim SMS kalau akan ada deklarasi partai baru, nama partainya PPI yang singkatan dari Partai Pengemis Indonesia. SMS-nya panjang (padahal mestinya SMS itu pendek) dan bersambung. Konon pendirian partai ini berdasar hasil riset, tapi saya merasa ini lelucon.


Di SMS itu tertulis hasil riset mereka yang dasar pembentukan PPI ini.. Di bawah ini beberapa poin yang ada di SMS itu, saya sederhanakan:

1. Banyak orang miskin di Indonesia
2. Banyak pengangguran di seluruh pelosok Indonesia.
3. Rata-rata partai besar didominasi orang kaya yang menjadi pejabat negara.
4. BBM naik basis partai akan bertambah.

Saya sejenak menganggap  SMS itu guyonan atau lelucon, seperti pencalonan Sumanto sebagai presiden pada pemilu tahun 2004 lalu. Tapi kemudian saya teringat film Cina yang dibintangi Stephen Chow beberapa tahun lalu: King of Beggars yang bercerita tentang raja pengemis. Stephen Chow di film itu berperan menjadi Raja Pengemis yang tentu saja pakaiannya compang camping tapi benar-benar memimpin kelompoknya. Jadi mungkin saja dibentuk partai semacam ini. Cuma, seperti apa kiranya gaya pemimpin partainya nanti, apakah seperti Raja Pengemis? Kalau iya, pasti partai ini langsung tenar sampai ke dunia lain.

Tapi saya yakin kalau Partai Pengemis Indonesia ini berdiri para pengurusnya tetap berdandan necis. Anggotanya juga pasti tak sedikit yang berdasi dan mengendarai mobil mahal. Karena fakta membuktikan pengemis jaman sekarang sudah beda dengan pengemis jaman Dinasti Ming dulu. Para pengemis atau orang yang kerjanya meminta-minta di jaman sekarang tak selalu berbaju dekil dan nongkrong di pinggir jalan, alat memintanya pun sudah bukan lagi batok kelapa. Jaman internet sekarang orang meminta bisa memanfaatkan dunia online, dengan duduk santai di ruang ber-AC  mengetik proposal pakai Notebook mahal dan hasilnya bisa cukup untuk makan berbulan-bulan. 

Kira-kira ada yang tertarik gabung dengan Partai Pengemis Indonesia, kalau ada silahkan kontak saya nanti saya beri info lanjutannya.

9 komentar:

Ayu Welirang mengatakan...

Hmm. Yang benar? Apakah malah tidak menimbulkan kesenjangan ya? Saya pikir--sama seperti anda--ini sih cuma guyonan. :)

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

saya tidak berminat mendaftar :)
btw serial dokter yg diperankan dewi yull judulnya dokter sartika

Fajar mengatakan...

ehm..ada ada.aja negeri ini ya om

iwan mengatakan...

kalau mereka menang dipemilu pasti nama partainya berubah jadi Partai Penguasa Indonesia^^

Mas Huda mengatakan...

wah... aneh-aneh aja tuh... ntar yang orang-orang kaya malah g nyoblos dong

attayaya mengatakan...

guyonan ini kali ya
lha ntar kalo udah kepilih masuk dpr, khan udah ga jadi pengemis lahi, terus melupakan rakyat kecil lagi.
mungkin saja masih tetap pengemis yg kerjanya ngemis2 minta proyek milyaran trilyunan rupiah hehehehe

Dihas Enrico mengatakan...

siapa presiden partainya mas...???
kira-kira dapat keuntungan apa kalo gabung partai ini...??
:P

Ario Antoko mengatakan...

kalau sudah duduk di partai, lupa sama rakyat :p

Muhammad A Vip mengatakan...

Ayu:guyonan gak mutu ya?
Lidya:jangan ndaftar bu, mending duit buat ndaftarnya kasih ke saya
Fajar:iya nih
iwan:tau aja temen satu ini
Mas Huda:atau nanti ada partai pemberi recehan?
attayaya:nah lo, jadi kian jelas masalahnya
Enrico:rugi buat ente kayaknya, mending bikin partai sendiri aja
Ario:biasa itu