Senin, 28 Mei 2012

Lady Gaga Menjadi Gagal

Ribut Lady Gaga seperti tak ada habisnya sudah beberapa hari. Saya yang tak kenal Lady Gaga sampai kepingin kenalan sama perempuan bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini. Tapi nasib lagi payah, keinginan sepertinya tinggal keinginan. Lha bagaimana mau kenalan, kedatangan Lady Gaga ke Indonesia saja ditolak. Tapi tak bisa kenalan sama Lady Gaga pun tak apalah, toh saya masih bisa kenalan sama siapa saja.

Lady Gaga ditolak konser di jakarta oleh aparat dan temannya katanya karena bawaannya yang merusak moral. Kasihan sekali Lady Gaga kalau begini keadaannya, dia yang memang dasar bawaannya begitu dari sononya dituduh akan merusak moral kita. Padahal kalau soal rusak-merusak, kita ini setiap hari di negri ini tak ada hentinya rusak-rusakan. Kok Lady Gaga yang disalahkan, padahal dia bakal konser di tempat tertutup dengan tiket masuk yang harganya mahal.

Kalau Lady Gaga jejogetan telanjang di kampung dan gratis rasanya boleh kalau dilarang karena pasti para orang tua pada pusing melihat anak-anaknya yang masih balita ikut nonton bahkan sampai duduk di bibir panggung. Lagi pula biduan-biduan dangdut kita yang tak kalah gendil dari Lady Gaga saja boleh megal-megol di acara sunatan, masa Lady Gaga nggak boleh. Nggak jelas alasan pelarangannya.

Jangan-jangan mereka yang melarang Lady Gaga datang ke Indonesia ada masalah pribadi. Waduh tambah repot kalau begini, urusan pribadi dibawa-bawa ke tempat umum.

Gambar: sumut pos



12 komentar:

CORETAN HIDUP mengatakan...

Ternyata lady gaga memiliki daya tarik tersendiri sehingga semua orang dinegeri ini membicarakannya. Tapi ternyata manajemennya takut juga shg urung utk melakukan konser didini dgn alasan keamanan

niee mengatakan...

hahahaha bener tuh.. udah bayar mahal pasti orang2 berduit.. moralnya rusak tenang, yang penting duitnya banyak..

daripada moral rusak, duit sedikit dan suka nya merusak punya orang? :P

Popi mengatakan...

awalnya saya termasuk barisan Anti Lady Gagal Konser **bukankrnsirikgabisabelitiket**
sekarang, stlh Lady gagaL batal beneran, sy mikir lg: emang Lady Gaga GaGAL dateng, maksiat dan aliran sesat tetep ga nyebar di Indonesia?? maksiat tetep marak tuh! bahkan di kampung2 (dgn adanya dangdut koplo dr panggung ke panggung)..heuh.

Dihas Enrico mengatakan...

padahal mereka yg melarang juga beli tiketnya...
eh beli apa dikasih ya..
:P

simple tips mengatakan...

enggak lagi merasa patah hati khan mas xixixi
yang jelas kl ada pentas wayang orang sering sepi penonton
meskipun gak disuruh bayar,
mungkin budaya negeri sudah saatnya hanya akan tinggal kenangan :D

Rawins mengatakan...

biarlah..
biar singapura seneng ketambahan devisa dari para penggemarnya yang berbondong bondong nonton kesana

khazanah.info mengatakan...

sejujurnya saya orang kampungan kale ya gan, saya malah nggak tau yg mana sih lady gaga yang selama ini diperbincangkan? tapi nice info gan, saya memang kurang mengenal entertainmen

Fajar mengatakan...

betul kata roko mas..simple tips.. mbok yao..mereka.berbondong.bondong..nonton kesenian tradisional..yang nota bene..kekayaaan budaya bangsa kita....

Muhammad A Vip mengatakan...

Ifan:kayaknya pihak penyelenggara nggak takut deh, masalahnya memang nggak mungkin aja diselenggarakan
Niee:siapa yang duitnya sedikit dan moralnya rusak hayooo?
alkatro:wah, jangan nyindir saya dong...
Popi:ya, sepertinya soal kepedulian pada moral cuma buat pamer saja
Dihas:bener bro, mereka beli. hahaha
Rawins:jangan-jangan singapura terlibat dalam hal pembatalan ini
Khazanah:syukurlah kalo tak suka berita murahan begini
Fajar:atau Lady Gaga suruh maen wayang wong saja ya?

Outbound di Malang mengatakan...

kunjungan gan .,.
Belajarlah untuk bisa menerima sesuatu yang baru.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

Miftakhudin mengatakan...

Lady Gaga memang kontroversial dengan kostumnya mas, tapi menurut saya lady gaga itu lebih sopan sedikit dari para biduan dangdut yang manggung.
Semoga ja FPI atau ormas yang lain lebih melek akan hal ini.

Ocky Fajzar mengatakan...

Gak ikut pusing, gak ngefans, terlalu seram dan frontal, menurut saya. Yang jelas, hanya karena sesosok Lady Gaga, orang-orang sampai bisa mencaci saudaranya, bangsa, negara dan agama (bahkan agamanya sendiri) hehehe ironis :)