Senin, 15 Oktober 2012

Gubernur Baru DKI Jakarta

Sayang saya tak bisa ikut hadir di acara pelantikan gubernur baru Jakarta. Tapi tak apa-apa, yang penting sudah dilantik dan bisa segera bekerja. Kabarnya di daerah Kebon Sirih ramai oleh lautan manusia dan pedagang yang menjajakkan makanan gratis. Ada berita juga Jokowi dan Ahok memberi kesempatan pada warga mengambil gambarnya dalam sesi poto-poto. Saya bayangkan kalau ada di sana pasti saya sudah gendut perut penuh makanan.


Saya tidak tahu pasti alasannya kenapa pelantikan yang sebelumnya diberitakan akan dilakukan tanggal 7 Oktober sampai diundur sepekan. Sempat khawatir juga sebenarnya, apalagi FPI sempat juga meminta pelantikan diundur gara-gara Ahok bukan muslim. Saya curiga sebenarnya, jangan-jangan ada kesengajaan di sini.

Kesengajaan bisa dibilang pasti dong, mungkin karena kantor yang akan ditempati gubernur baru masih harus dicet ulang atau harus dibersihkan dari bau tikus yang bukan tidak mungkin sering berkeliaran di kolong-kolong lemari Balai Kota. Sekarang yang namanya tikus dimana-mana ada dan sulit dibasmi, bahkan dengan kucing pun tikus bisa kelihatan makan bareng. Tikus merajalela dan orang malah takut membasminya karena konon tikus suka balas dendam.

Setelah dilantik hari ini menurut koran agenda Jokowi cuma foto-foto sampai sore, baru mulai Selasa akan turun ke kampung-kampung. Ya, Jokowi menyatakan dirinya akan banyak di lapangan, Ahok nantinya yang akan jaga gawang. Saya setuju itu, Ahok yang berani dan bicaranya ceplas-ceplos harus dihadapkan dengan birokrat-birokrat yang biasa kerja molor kayak karet. Jokowi yang ramah biar berhubungan langsung dengan warga.

Semoga Jokowi mendatangi kampung-kampung yang ada sungainya lebih dahulu, biar Beliau tahu keadaan sungai-sungai Jakarta yang dangkal dan kotor. Saya berharap setelah Beliau tahu kondisi sungai yang dangkal, segera beliau memerintahkan dana diturunkan untuk membayar warga yang mau bekerja menguras sungai di sekitar tempat tinggal masing-masing. Sebab kalau mengandalkan alat berat saja seperti yang dilakukan selama ini akan banyak kendala dialami, jadi memanfaatkan warga yang tidak punya pekerjaan tetap rasanya bisa jadi gebrakan menarik di awal masa jabatan.

Ayo Bapak Joko Widodo dan Bapak Basuki Tjahya Purnama, Gubernur dan Wakil Gubernur, tunjukkan gebrakan-gebrakan maut kalian, kami menunggu.

11 komentar:

Anton Wijaya mengatakan...

semoga program kerja Jokowi-Ahok memihak warga DKI dan menyikat tikus-tikus yang ada dikantoran.

Rawins mengatakan...

semoga sesuai dengannyang diharapkan warga...

Djangan Pakies mengatakan...

kalo Kang eh Pak Jokowo bisa merakyat, harapannya seperti yang dilakukan Umar bin Khatab ra

Popi mengatakan...

kok tau sih di kantor gubernur banyak tikus?
saya usul supaya pejalan kaki pas nyebang ditertibkan. ada tempat2 tertentu buat nyebrang dimana kalo nyebrang harus kumpul dan kasih waktu (eh, sebenarnya udah ada sih, cuma pada ga disiplin!)
terus angkot/bis berhenti harus di halte! Jalan kaki rada jauh ke tempat tujuan ga apa toh?

Miftahgeek mengatakan...

Wow, selamat buat warga Jakarta, dengan terpilihnya Gubernur baru. Mudah2an beliau bekerja lebih baik dari di tempat sebelumnya :)

Majalah Siantar mengatakan...

semoga bisa membawa perubahan,,

Fajar mengatakan...

selamat buat pak jokowi dan ahok..moga..sukses..mengelola jakarta...

Muhammad A Vip mengatakan...

anton:semoga sukses
Rawins:lawannya monster-monster hebat lho
Pakis:wah, terlalu jauh itu mas
Popi:kita harus berani ngomong langsung ke beliau, setidaknya kirim surat lah
Miftah:ada tanda akan beda dari pendahulunya
Majalah siantar:perubahan itu pasti, harapannya ke arah perbaikan
Fajar:ya , nanti saya sampaikan

Majalah Siantar mengatakan...

Tentu saja agar jakarta lebih baik lagi nantinya.

oh iya bang, saling follow yuk, aku udah follow blog ini,

salam kompak :)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

semoga Jakarta menjadi lebih baik ya.

alkatro mengatakan...

semoga kang avip bisa melanjutkan kepemimpinan pak jokowi pd episode mendatang :D