Senin, 19 Mei 2014

Akhirnya, Jokowi-JK



Siapa wakil Jokowi (Joko Widodo) di Pemilihan Presiden Juli mendatang? Sepertinya sudah jelas kini, sebagaimana hari ini dijadwalkan pengumumannya di Gedung Joang 45 yang dilakukan langsung oleh sang Calon Presiden (Capres), telah beredar berita bahwa JK atau Jusuf Kalla lah sang wakil itu. Tak tahu bagaimana pastinya peristiwa pengumuman itu, yang jelas beberapa pimpinan partai anggota koalisi sudah membenarkan soal posisi JK itu. Sesuatu yang tak mengagetkan karena sudah diprediksi banyak kalangan, cuma saya akhirnya harus mengatakan ketidak”sreg”an saya di sini.


Jusuf Kalla, siapa yang tidak tahu sepak terjang beliau selama ini. Sangat gesit dalam menangani masalah, bicaranya pun cepat seakan setiap masalah harus diatasi segera. Saat menjabat sebagai wakil presiden di periode awal kepemimpinan Susilo Bambang Yudoyono (SBY), beliau tampak sekali mengendalikan banyak kebijakan pemerintah di saat itu. Banyak program terealisasi, dan banyak masalah yang tertanggulangi: diantaranya konflik di Maluku dan Aceh.

Boleh lah beliau cepat tanggap, tapi saya kira Jokowi yang selama ini kita kenal  serba ingin tahu masalah rakyat sehingga sering turun ke bawah, pasangan yang cocok adalah orang yang bisa diam duduk di kantor menganalisa data. Sebagaimana Ahok yang jadi pasangannya di DKI Jakarta, yang bekerja di dalam kantor dan mengolah masalah-masalah tersembunyi, saya mengharapkan pasangan Jokowi adalah yang demikian. Malah saya inginnya Jokowi-Ahok pemimpin negri ini nanti setelah sukses memimpin Jakarta. Dan JK yang sudah sepuh cukuplah jadi penasehat.

Tapi apa mau dikata, Jokowi-JK tinggal mendaftarkan secara resmi keikutsertaan mereka di pilpres mendatang. Kini saatnyal menunggu pasangan lain, apakah pesaing pasangan ini bisa diperhitungkan atau tidak. Prabowo juga hari ini sedang akan mengumumkan pendampingnya di sebuah rumah di kawasan Jakarta Timur menurut sebuah berita. Entah siapa orangnya, apakah Hatta Rajasa sebagaimana yang terpampang di banyak sepanduk dan baliho yang sudah muncul sejak sepekan terakhir. Atau dengan ipar SBY karena walau maju mundur namun sepertinya Gerindra-Demokrat sangat mungkin merapat. Saya sih penginnya Prabowo berpasangan dengan SBY.

Akhirnya kini mari kita menunggu bagaimana reaksi masyarakat, kalau saya sendiri terus terang kurang sreg dengan Jokowi-JK. Di Sulawesi diberitakan sikap kecewa sudah ditunjukkan oleh sekelompok orang yang tadinya menginginkan Jokowi berpasangan dengan Abraham Somad. Mereka mengatakan akan golput.  Kalau saya tak kecewa, cuma tak sreg, jadi masih tak berpikir golput, artinya dua tokoh ini masih layak dilihat kiprahnya, tinggal siapa nanti lawannya. Oke?

14 komentar:

Joe Ismail mengatakan...

semoga pasangan ini bisa benarbenar mengemban amanah rakyat, membawa indonesia ke arah yang lebih baik

Masasha mengatakan...

Nurut saya, ini pasangan yang WIN WIN ... semoga saja amanah ...

Obat Sakit mengatakan...

wah mugo Pak Probowo menang mas, bukan jokowi

Muhammad Affip mengatakan...

Joe: Semoga Mas, kalau mereka menang
Masasha: kalau amanah mereka selama ini menunjukkan sikap itu walau tidak selalu memuaskan hasilnya, soal win win...gimana ya
Obat sakit: pendukung Prabowo ya?

Masasha mengatakan...

@MuhammadAfifp WIN WIN dari segi komunitas pendukung mas ... sebagai pemerhati, saya yakin, Anda tahu basic dari JOKOWI dan JK ..

Muhammad Affip mengatakan...

Masasha: oke

Muhammad Affip mengatakan...

Masasha: oke

kumpul mengatakan...

Siapa pun presidennya mudah-mudahan presiden ke 7 nanti jadi yg terbaik buat bangsa dan negara ini

zachflazz mengatakan...

memang Jokowi sudah ditakdirkan ada huruf J dan K-nya ya Mas.

semoga sukses untuk mereka, kita sebagai rakyat, akan mendukung, bahkan siapapun yang terpilih nantinya, akan kita dukung dengan ikhlas.

Em Albar mengatakan...

Wah mantap akhirnya sama jk juga

pilihan tepat

cetak murah mengatakan...

Semoga presiden nanti bagus buat kebaikan bangsa.

duniaely mengatakan...

Tinggal menunggu saja ya mas, bagaimana kerja pasangan ini seandainya ntar terpilih :)

Obat Sakit mengatakan...

ndak suka dengan jokowi ini

Ario Antoko mengatakan...

aku ga mau ikutan kampanye hitam ah