Selasa, 24 Juni 2014

Selamat Ulang Tahun Jakarta ke 487

Akhirnya saya harus mengucapkan Selamat Ulang Tahun pada Jakarta, setidaknya sebagai ungkapan rasa "terimakasih" karena telah memberi kesempatan pada saya dan istri saya menikmati liburan gratis seharian. Sebagaimana telah saya post sebelumnya, bahwa pada hari Minggu kemarin (22 Juni 2014) dalam rangka memperingati HUT Jakarta ke 487, Pemprov DKI menggratiskan obyek wisata Kebon Binatang Ragunan dan Taman Impian Jaya Ancol. Yang sudah pasti kemudian direspon begitu antusias oleh warga.


Tak cuma dua obyek wisata itu yang digratiskan, bahkan transportasi umum (busway) yang menuju ke dua tempat itu pun gratis pula, maka yang terjadi dari pagi sampai malam hari busway yang mengarah ke sana (khususnya ke Ancol) penuh sesak selalu. Saya kemarin dari pagi sampai menjelang malam muter-muter di Ancol. Di Ancol, di dalam tentunya, suasana penuh sesak oleh aneka macam manusia, bahkan ada yang datang dari jauh berombongan dengan bus-bus besar. Di pantai dari pagi sampai sore suasananya benar-benar riuh oleh kerumunan manusia yang tentu membuat suasana terasa tak nyaman, bagi saya tentunya.

Untunglah sekarang ada sesuatu yang saya rasa baru, yang ternyata lebih nyaman dari pantai yang panas. Sebenarnya tempat ini sudah lama, dibuka pada tahun 2010 tapi saya baru mengetahuinya kemarin.  Kira-kira lima tahun lalu tempat itu masih tampak seram padahal lokasinya tak jauh dari pintu masuk utama, tapi kini sudah berubah begitu nyaman. Di sana ada sungai-sungai buatan yang airnya bersih dengan ikan-ikan yang mengingatkan saya pada sungai di kampung jaman saya kecil dulu. Ada danau juga, ada kebun, ada aneka pohonan, ada binatang, ada jalan-jalan yang  bisa buat jogging atau muter-muter pakai sepeda sewaan. Ocean Ecopark namanya, saya kira tempat seluas 33,6 hektar ini tempat unggulan di Ancol untuk saat ini bagi saya.



Keramaian ternyata juga tak hanya di dua tempat itu,  di pusat kota ada juga Jakarnaval yang pasti meriah seperti biasanya. Anda yang warga Jakarta dan menyaksikan keramaian-keramaiaan itu pasti punya banyak cerita yang tak akan habis dibagi pada siapapun. Semoga tradisi gratis menikmati keramaian pada HUT Jakarta tetap ada di tahun-tahun mendatang, karena saya yakin di Jakarta yang padat masih banyak orang-orang yang pasti tak punya banyak kesempaatan untuk menikmati hiburan. Kesibukan berebut pangan, papan dan kenyamanan membuat hiburan terasa begitu mahal, maka selamat ulang tahun saya ucapkan pada Jakarta, semoga terus berbenah dan berubah.





5 komentar:

pakde sulas mengatakan...

SELAMAT ULANG TAHUN JAKARTA KE 487
MOGA KE DEPAN MAKIN NYAMAN DITINGGALI WARGANYA

Harum MF mengatakan...

semoga saja makin ke depan makin bnyk masalah tata kota yg terselesaikan ya :)

Ario Antoko mengatakan...

wahai jakarta, jangan lupa trasnportasi umum dibenahi, gaji habis cuma untuk biaya transport

Muhammad Affip mengatakan...

Pakde:ini yang penting, nyaman ditinggali
Harum:ya, tata kotanya semrawut dan pasti berat membenahinya
Ario:makanya banyak yang kredit motor, dan kalau busway naik bisa tambah banyak tuh motor

Purnomo Jr mengatakan...

udah ke PRJ
juga dong mas