Laman

Kamis, 20 Januari 2011

Mendung Terus Mendung

Rasanya sudah lupa kapan terakhir kali merasakan tersengat terik matahari. Karena beberapa hari terakhir langit selalu saja mendung dan matahari tersembunyi di balik gumpalan kelabu di langit sana. Bukan saya merindukan tersengat matahari yang selalu bikin rambut ikal bertambah keriting, tapi sekedar mempertanyakan keadaan.


Mendung yang terus menyelimuti langit memang tidak mengganggu untuk saat ini. Justru menyenangkan karena memayungi seakan-akan. Apalagi kalau sudah turun debu-debu air yang terbang menerpa wajah, serasa ruang terbuka pun ber-AC. Kalau ada hujan yang deras pun biasanya hanya berlangsung sebentar, beberapa detik biasanya atau semenit dua menitan.

Sekarang memang musim penghujan, jadi memang wajar mendung menggunung. Tapi sepanjang tahun kemarin rasanya musim hujan juga. Ayahku bilang: "Baru kali ini aku mengalami setahun tak ada musim kemarau." Memang, musim sudah tak bisa diprediksi lagi. Kini mendung dan gerimis terus terjadi karena musimnya sesuai hitungan, tapi bagaimana kalau ternyata sepanjang tahun kedepan keadaannya sama. Kulit tambah cerah kali ya?

Tapi saya jadi merasa, jangan-jangan Tuhan sedang memberi tahu kita bahwa negri ini negri mendung, dimana cahaya yang menerangi (petunjuk Tuhan) tertutup oleh awan gelap. Kini kita memang tidak merasa kegelapan sampai sesak napas bahkan cenderung senang, tapi sesungguhnya cahaya yang ada tidak membuat kita menjadi diri yang sehat. Korupsi, Konflik antar kelompok dan berbagai macam kebohongan rasanya tak beda dengan mendung. Tapi yang penting adem kali ya?

11 komentar:

  1. Mudah2an mendung dengan maksud lain itu tidaklah menjadi kenyataan karena negeri ini butuh sesuatu yang mendamaikan agar kedepannya bisa lebih baik lagi

    BalasHapus
  2. Di tempatku juga akhir2 ini sering sekali turun hujan yang sangat deras. Bulan ini saja, mentari yang cerah bisa dihitung dengan jari. Mudah2an ini bukanlah suatu pertanda buruk karena alam sudah begitu rusaknya

    BalasHapus
  3. Mas Ifan: semoga ini anugrah...

    BalasHapus
  4. benar tahun lalu bisa disebut sebagai "tahun indonesia tanpa musim kemarau"

    BalasHapus
  5. sekarang katanya akan demikian pula.

    BalasHapus
  6. mendung terus berarti ga normal dooong
    seperti kejadian di asutralia baru2 ini

    BalasHapus
  7. Hehehe, saya yakin deh mendung kita itu mendung kebaikan. Makmur dan sentosa :D. Amin :D

    BalasHapus
  8. mendung tak berarti hujan...

    BalasHapus
  9. attayaya:jangan jangan
    Qefi:semoga deh
    Tomo:sekarang lagi hujan nih...

    BalasHapus
  10. Ditempatku gak mendung lagi... hujan deras berhari-hari... :(

    BalasHapus

komentarlah sebelum anda dikomentari