Liga Inggris sedang tegang beberapa pekan terakhir dan mungkin akan berlangsung sampai akhir musim. Terutama di papan atas, perebutan posisi puncak antara Manchester United (Man U) dengan Arsenal juga geser menggeser berebut posisi di empat besar (Zona Liga Champion) yang melibatkan empat tim yang ambisius: Chelsea, Manchester City, Tottenham Hotspur dan Liverpool yang masih berpeluang. Benar-benar musim kompetisi yang luar biasa, selisih poin mereka memungkinkan terjadinya kejutan-kejutan.
Di posisi puncak yang dipegang Man U sejak beberapa bulan dan terkesan aman kini dengan kekalahan yang didapat secara beruntun jelas sekali merupakan ancaman. Arsenal di urutan kedua dengan tabungan satu pertandingan dan selisih tiga poin bisa dikatakan telah menjajari Man U di puncak. Mungkin ketidakkonsistenan anak-anak Arsenal tidak mendukung anggapan itu, tapi rapuhnya pertahanan Man U untuk beberapa pertandingan karena cidranya Ferdinand dan Vidic terkena hukuman cukup untuk alasan. Jelasnya sisa pertandingan di musim ini bagi kedua klub menjadi saat-saat yang krusial.
Beberapa orang penggemar Liverpool saya ketahui begitu antusias mendukung Arsenal jadi juara musim ini. Harapan besar agar Man U di saat krisis seperti sekarang terus tergelincir bisa dimengerti karena rekor juara Liverpool sebagai penguasa sepakbola Inggris bisa terlewati andai Man U juara musim ini. Sama-sama telah 18 kali menjuarai liga domestik dua tim yang akhir pekan kemarin baru bertemu memang memiliki fans yang sangat menggila.
Saya yang penggemar Liga Inggris menghadapi akhir musim yang tegang seperti ini jelas sangat senang. Saya memilih siapa, apakah Man U atau Arsenal? Tentu saya ingin agar Man U tidak melewati Liverpool dalam perolehan gelar, karena kalau kondisinya tetap seperti sekarang harapannya persaingan Liverpool versus Man U akan tetap menggila di musim-musim mendatang. Apalagi kini Liverpool ditangani The King Kenny Dalglish yang baru saja menunjukkan tajinya. Jadi saya mendukung Arsenal? rasanya tidak juga, Arsenal bagi saya kurang memenuhi kriteria untuk jadi juara mengingat anak-anak muda penghuni klub itu sering angin-anginan.
Tapi peluang ada pada keduanya, jadi menonton saja kiranya. Dan agar lebih seru, saya berharap Man U dan Arsenal terseok-seok dan tersusul oleh empat tim dibelakangnya dan di akhir musim perolehan angka mereka sama. dan Sudahlah, tinggal nonton saja pakai pusing...
Gambar: yokotelo.blogspot.com

gool aja deh. gak ikutin sih hehee
BalasHapusWah yang penteng lihat aja, sapa yg menang itu yg jadi pilihan hehehe
BalasHapuschelsea lah juaranya walau udah gak mungkin.... hehehe...
BalasHapusbtw isi dong survey di blog gw.. ^^
dulu suka MU, skr ga pernah nonton. tapi kayanya pilih chelsea aja deh hehehe oops ga ada ya pilihannya
BalasHapusFany:ikutan ke mana?
BalasHapusAnisayu:okelah kalo begitu
Noel:oke bro
Lidya:besok pasti Liverpool
lagi musim kompetisi lagi ya? wah..siap2 kalah suara buat pilih chanel TV nih! (sedih mode on)
BalasHapusLiga Inggris memang kompetisi sepakbola yang paling kompetitif. Dari sana kita bisa belajar seni sepakbola yang sesungguhnya
BalasHapusayoooo aku dukung wasitnyaa!!, yeaaah..
BalasHapuskalo permainannya sama defensenya lebih suka Arsenal sih..
Muanteeeppp
BalasHapusBola ya..hmm suamiku nich hobbynya
BalasHapusPopi:sepanjang taun lho Bu
BalasHapusIfan:betul itu sobat
Gaphe:wasit semalem bela Barcelona
Zuxuz:tentu dong
Ibudini:biasa... laki-laki
Apaaaaaa???SEPANJANG TAHUN??? gubrakkkk!!
BalasHapussetuju lah sama harapannya
BalasHapusanything but united :D
puas MU kalah, dari dulu saya ga suka MU, ini tim sulit dikalahkan
BalasHapuspopi:hihi
BalasHapusdepz:hehe
Rio:hoho
aku masih yakin kalau MU itu juara sebenar..
BalasHapusglory Man United