Selasa, 28 Maret 2017

Nyasar ke Purwahamba

Menikmati long weekend kemarin, tepat di hari kejepit : Senin (27.3.2017) saya jalan-jalan naik sepeda motor ke kota Tegal. Tujuan utamanya mau ke Tegal Gubug alias Pasar Pagi, kata istri, doi kepingin beli rok. Berangkat pagi buta tujuan awal ingin melihat wisata pantai anyar yang kata seorang teman lokasinya di utara terminal bis Tegal. Entah apa nama pantainya, yang pasti karena tak ketemu penunjuk arah maka tak ketemulah pantai yang dituju. Lalu cari tujuan lainlah kita.

Minggu, 26 Maret 2017

Rhoma Irama dan Narkoba

Apa sangkut paut Rhoma Irama Sang Raja Dangdut dengan narkoba? Saya yakin semua orang sudah pada tahu, yaitu beliaulah pelantun tembang “Mirasantika”. Beliau yang dikenal sebagai musisi penyanyi yang pendakwah  di lagu itu menceritakan dirinya pernah masuk sarang setan itu dan telah bertobat. Kini, ada kabar beliau siap kerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional)  memerangi penyalahgunaan zat adiktif itu.

Kamis, 23 Maret 2017

Cerita Dari Negeri Hoax

Sudah dua minggu lebih saya tidak mendengar lagi orang-orang bercerita tentang para penculik anak-anak yang berpura-pura jadi orang gila. Sebelumnya, dari anak-anak hingga orang dewasa siang dan malam ada saja yang membicarakan tentang adanya orang-orang yang berpura-pura gila atau ada pula yang mengatakan pura-pura jadi pedagang keliling padahal sedang mencari mangsa. Konon mereka sedang mencari anak-anak berumur duabelas tahun kebawah untuk diculik dan diambil ginjalnya. Dan konon lagi, mereka semua berjumlah seratus orang yang disebar di beberapa tempat dalam operasinya. Entah siapa yang mengawali menebar cerita  ini, yang jelas kini cerita itu sudah terbawa angin.

Rabu, 22 Maret 2017

Wiro Sableng Bangkit Kembali

Anda kenal Wiro Sableng? Di dekade 80-an nama ini lumayan terkenal; saya yang kecil beberapa kali menonton aksi pendekar cengengesan murid Eyang Sinto Gendeng itu. Pendekar yang dihidupkan di layar bioskop dari novel silat tulisan Bastian Tito itu adalah nama yang akrab bagi penggemar film silat Indonesia di masa itu, sejajar dengan: Si Buta dari Gua Hantu, Jaka Sembung, Panji Tengkorak dan Mandala dari Sungai Ular. Di dekade 90-an namanya kian menggema setelah serialnya disinetronkan. Dan di era sinetron ini pula saya baru membaca beberapa novelnya yang di era 90-an (seingat saya) dijual dengan harga Rp 700,- yang biasanya langsung ludes dalam hitungan hari tiap kali terbit.

Senin, 20 Maret 2017

Cuma Tahu Bakso

Anda kenal tahu? Saya kenal, barusan makan lauk tahu.  Dan anda kenal bakso tentunya seperti saya juga. Tapi saya yakin para pemirsa ada yang tak kenal “tahu bakso”. Soalnya saya juga baru kenalan sama makanan yang satu ini, walau sepertinya saya sudah sering  melihatnya atau malah memakannya. Ya., ada saudara yang baru pulang dari Semarang bawa oleh-oleh namanya Tahu Bakso itu.  Tahu ditambah bakso, hihi.

Minggu, 19 Maret 2017

WhatsApp Bro? We A!

Siapa tak kenal aplikasi WhatsApp sekarang ini? Tentu saja masih banyak orang tak tahu apa itu WhatsApp, tapi pengguna smartphone saya yakin tak asing dengan aplikasi berlogo warna hijau bulat berekor dengan gambar telephon ditengahnya itu. Bahkan saya kira sekarang lebih banyak orang yang akrab dengan aplikasi  pesan instan ini daripada aplikasi lain seperti BBM (BlackBerry Messenger), Line atau Facebook Messenger. Ya, telinga saya belakangan lebih sering mendengar istilah We A daripada Bebeem. Orang-orang ngobrol politik, agama, dan lain-lain rujukannya We A. di mana-mana orang bilang: kirim dong ke We A!

Jumat, 17 Maret 2017

Leicester City Bukan Thinkerman

Liga Champions mania, hidup yang lebih sering menyisakan kekecewaan ini memang penuh kejutan.  Claudio Ranieri datang dan tiba-tiba sebuah tim yang tak pernah bersaing di papan atas Liga Primer Inggris dengan gagah berani menjadi juara liga untuk pertama kalinya, sama seperti pelatihnya yang baru dapat tropi juara liga setelah sekian lama pontang-panting melatih banyak kesebelasan di Eropa. Tim juara itu beberapa pekan lalu sudah diprediksi gugur di babak 16 besar Liga Champions mengingat prestasinya di Premier League sejauh ini jeblok, apalagi pelatih juaranya sudah dipecat, tapi hidup memang isinya kejutan, dari delapan tim di perempat final justru Inggris diwakili oleh si dia: Leicester City.