Rabu, 04 Juli 2012

Diskon, Mas?

Bagi anda yang sering keluar masuk pusat perbelanjaan pasti sudah tidak asing dengan tulisan "DISKON". Bahkan sangat mungkin kedatangan saudara sekalian ke pusat belanja itu untuk cari barang-barang diskon. Tidak salah tentunya, karena saya juga suka begitu, cuma hati-hati saja kalau belanja barang diskon karena bisa saja menipu.


Seperti kemarin saat hendak membeli sendal di sebuah pusat belanja di Jakarta Selatan. Melihat banyak tulisan "DISKON" di mana-mana saya seperti orang kesurupan pontang-panting coba sana-sini sendal beraneka merk. Dasarnya tak tahu sandal bagus itu seperti apa saya sampai muter-muter lama sekali dan mungkin menjadi pusat perhatian para penjaga di sana. Sampai akhirnya waktu tutup tiba saya belum menemukan barang bagus berharga murah.

Karena merasa harus beli sebab sudah berada di sana lumayan lama, saya pilih saja jenis sandal yang modelnya paling sederhana tapi kelihatan bagus. Bahannya sepertinya dari kulit, cuma entah kulit menjangan atau kulit pisang saya tak bisa memastikan. Saya anggap harganya masuk hitungan langsung saja saya serahkan pada petugas yang mengurusi persendalan. Dan apa yang terjadi?

Yang terjadi ternyata, harga yang dipajang menurut petugasnya bukan harganya. Harganya tentu saja lebih mahal berkali-kali lipat dari harga yang dipampang dan mengundang. Saya sempat bengong, namun kemudian saya sadari bahwa mungkin Tuhan tidak menghendaki saya beli sendal malam itu. Maka saya letakan kembali sendal jelek itu dan saya langsung pergi cari minuman biar sedikit segar.

Dalam hati, ada rasa malu dan rasanya saya tak akan lagi datang ke tempat itu. Kira-kira kalau saya tidak datang lagi ke superkampret itu mereka rugi apa tidak ya?

11 komentar:

CORETAN HIDUP mengatakan...

Wah, jgn sampai termakan diskon ya karena kadang tawaran diskon tsb menjadikan kita tergiur dan jadi kalap dlm berbelanja

niee mengatakan...

biasanya kalau diskon juga ditinggikan dulu harganya mas.. nyebelin deh..

Muhammad A Vip mengatakan...

ifan:ya, diskon bikin kita hilang ingatan, padahal kadang nipu juga, harganya sudah dinaikin
niee:ya begitulah

alkatro com mengatakan...

wah ternyata hobi shopping tow mas,
gak mesti 1 th 2x ane masuk ke mall; yang sering di pasar hewan hehe

Muhammad A Vip mengatakan...

alkatro:pasar hewan? saya tahu, itu pasti karena sampeyan juragan ayam...

Ria Tumimomor mengatakan...

kalau rajin browsing mall tau kok mana yg beneran diskon dan mana yg enggak :) banyakan enggak sih ^_^

HP Yitno mengatakan...

kalau pusat perbelanjaan seperti itu tekniknya emang harganya di naikkan terlebih dahulu. Terus di diskon. Jadi kesannya diskonnya gede. Padahal cuma berapa rupiah gitu...

Popi mengatakan...

Masya Allah..... cuma satu pertanyaan dari saya: Ga malu ya Bang? udah ngubek seharian dan batal beli? ckckck...

Muhammad A Vip mengatakan...

ria: wah, saya ini nggak pernah browsing diskon, cuma kalo lagi butuh aja cari barang murah
HP Yitno:orang dagang emang banyak akalnya ya
Popi:hahaha...

Dihas Enrico mengatakan...

laen kali masih bisa kok beli sandalnya mas...
:P
diskon sama dengan menipu...
:P

accel world mengatakan...

saya gak suka barang diskon