Selasa, 12 Maret 2013

Nyepi

Umat Hindu saat ini sedang nyepi. Nyepi yang hari besar ini berlangsung setiap tahun baru Saka. Maka Bali yang disana mayoritas warganya beragama Hindu sejak pukul enam pagi tadi suasananya sunyi laksana kota mati. Saya sempat membayangkan andai ada di sana saat ini, pasti ikut-ikutan nyepi karena terbawa suasana. Lagi pula tak mungkin keluyuran sendirian, bisa ditangkap Pecalang.


Sebagai orang yang tak punya tradisi nyepi semacam umat Hindu, saya pernah dulu ingin nyepi atau lebih tepatnya mengasingkan diri dari keramaian dunia yang menyesakkan ini. Saya waktu itu pergi meninggalkan rutinitas hidup dengan tujuan tak jelas ke mana, dalam benak saya cuma ada keinginan menemukan tempat sunyi yang di sana saya hanya sendirian. Saya bayangkan sebuah pantai entah dimana, pokoknya seperti di film-film.

Dasar nggak ada bakat petualang, akhirnya saya mentok dan balik ke kota  lagi. Waktu itu saya sudah sebulan lebih dalam perjalanan mencari tempat sunyi, sampai akhirnya kehabisan bekal dan nggak makan sampai empat hari juga tidak tahu harus bagaimana.  Lalu sudah pasti  keputusannya seperti anak kecil, balik badan. Tentu dengan argumen pembenar, yaitu bahwa tak semestinya saya lari dari kewajiban sebagai manusia, yaitu berbagi dengan sesama, karena nilai manusia ada pada manfaatnya bagi sesamanya.

Lagipula kalau dipikir-pikir mau mengasingkan diri dimana di bumi yang sudah sesak seperti sekarang ini. Jadi bagaimanapun beratnya beban hidup karena gagal terus, rasanya lebih baik terus bertarung dan pastinya mati dalam pertarungan hidup lebih terhormat daripada mati di kesunyian, apalagi kalau lari dari tanggungjawab. Jadi beginilah saya, berjalan terus di keramaian, kalau lelah paling duduk sebentar sambil lirak-lirik siapa tahu ada duit jatuh, kan bisa beli minuman. Hehe

Selamat Nyepi buat saudara Hindu dimanapun anda berada.


6 komentar:

Obat Sakit mengatakan...

Met hari Nyepi kang...
Nyepi dan sepi enak buat merenung

catatan kecilku mengatakan...

Memang kita tak bisa benar2 menyingkir dari hingar bingar hidup ini. Tapi sesekali "menyepi" untuk menenangkan diri memang berguna kok.

the others mengatakan...

Dulu waktu aku KKN selama 3 bulan di tempat yang terpencil ternyata enak juga, rasanya hidup tenang banget jauh dari keriuhan (apalagi di desa itu memang belum ada listriknya). Tapi, efeknya setelah balik ke "kehidupan nyata" kok jadi pengen santai2 aja spt waktu KKN hehhe

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah nyepi asik juga sih. buat merenung.

Lyliana Thia mengatakan...

Nyepi atau me time itu perlu deh... Utk istirahat sbentar... :-)

pakde sulas mengatakan...

yang penting asal jangan 'nyepi' dalam keramaian saja he he he, maksud pakde mengganggap tidak ada orang lain disekitarnya