Selasa, 10 September 2013

Si Dul Anak Bapaknya

Sekarang sedang ramai berita tentang Si Dul. Setelah sekian puluh tahun tak lagi terdengar kabarnya Si Dul kini jadi bahan pembicaraan di mana-mana. Di layar televisi beritanya seliwar-seliwer tak kunjung berhenti. Ya, Si Dul dikabarkan baru saja ngebut dengan mobilnya di jalan tol dan bertabrakan dengan mobil lain sampai mengakibatkan enam orang meninggal.


Ini bukan sinetron dan bukan pula Si Dul anak Betawi yang dimainkan Rano Karno, ini Si Dul yang Abdul Qodir jaelani anak Ahmad dani yang dedengkotnya Dewa 19. Si Dul yang masih bocah--umurnya baru 13 tahun--itu memang hebat, belum punya sim tapi bisa bebas mengendarai mobil di jalan tol, ngebut pula. Terus terang saya mengendarai sepeda ontel saja tak berani ngebut, takut korengan kalau sampai nabrak dan jatuh terluka. Anak jaman sekarang memang luar biasa.

Mungkin seperti kata pepatah: Buah jatuh tak jauh dari pohonnya; Ahmad Dani yang selama ini kesannya sok jagoan itu sifatnya sangat mungkin menurun pada anak bungsunya dari Maia Estianti. Dan memang wajar kalau anak orang top dan banyak duit prilakunya petentang-petenteng, di kampung saya saja anak kuli macul kelakuannya bregajulan ngebut pakai motor pinjaman. Sudah jamannya anak-anak kini bikin khawatir, yang cowok yang cewek sepak terjangnya selalu membuat bayangan tentang masa depan begitu menakutkan.

Kira-kira bagaimana akhir dari seseruan ini? Semalam Ahmad Dani ketika diwawancara Kompas TV justru menyalahkan banyak pihak seperti kepolisian, Jasamarga dan lain-lain aparat negara yang menurutnya membiarkan segala macam pelanggaran berlangsung. Bukan Si Dul saja memang, di jalanan kampung banyak anak-anak ngebut pakai motor dan bisa bebas seenaknya. 

Jadi kita lihat saja, Si Dul bebas karena masih anak-anak dan anak-anak lain juga bebas kebut-kebutan, atau Ahmad Dani dipenjara bersama polisi dan Jasamarga karena menjadi sebab kecelakaan maut itu. Kita tunggu saja.

2 komentar:

Mas Huda mengatakan...

ben rasakno kono ahmaddhani

minta like atau komentarnya disini ya, karena setiap like atau komentar anda memberikan kesempatan mendapatkan satu buah motor TVS Apache

Muhammad Affip mengatakan...

wis tak laik wingi