Senin, 30 Agustus 2010

Malam Seribu Bulan

Bagi umat muslim malam seribu bulan bukan hal aneh. Istilah yang rasanya sudah akrab semenjak balita. Tapi malam seribu bulan atau malam lailatul qodar ini kalau mau dicari apa maksudnya ternyata banyak sekali penjelasan yang akan ditemui.


Seseorang mengatakan kalau orang dapat malam lailatul qodar, yang konon turun pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Romadlon, setelah bulan puasa ini prilakunya akan berubah menjadi lebih baik. Dulu ketika pertama kali mendapat penjelasan itu saya merasa paham, mungkin itu sejenis karunia sebagaimana kebaikan diberikan Tuhan kepada siapa saja yang dikehendakinya. Tapi belakangan saya malah bingung, mungkinkah seseorang berubah prilakunya dalam waktu cepat dan konsisten.

Ada juga ulama yang mengatakan kalau malam lailatul qodar itu malam turunnya al Quran, jadi pada tanggal 17 Romadlon. Siapa yang ingin dapat kebaikan karenanya harus mengamalkan perintah al Quran tentunya. Malam tidak tidur dan berdzikir, yaitu mengingat Tuhan dengan mendatangi orang-orang yang kesusahan dan membantu mereka. 

Kakak saya dulu waktu  masih kanak-kanak pernah mengajak saya -ini tentu saja bercanda- begadang untuk menunggu lailatul qodar. Dia mengajak saya sembunyi di sebuah tempat sunyi di pekarangan dengan membawa karung, katanya nanti kalau lailatul qodar turun langsung disergap dan dimasukin karung. Waktu itu saya membayangkan lailatul qodar itu sejenis bola pojar sebesar genggaman tangan yang datang dari langit melayang-layang di udara.

Seorang teman mengatakan konon pas lailatul qodar turun alam mendadak berhenti. Air berhenti mengalir, angin berhenti bertiup, daun berhenti bergoyang dan macam-macam. Saya sulit membayangkan hal ini terjadi. Tapi saya tak pernah membantah hal ini atau cerita apa pun yang tak masuk akal, rasanya biarlah itu semua jadi bagian dari hidup ini, biarlah memperkaya pengetahuan kita.

Semoga kita semua mendapat kebaikan atasnya.

13 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

met malam seribu bulan deh.

Fajar mengatakan...

semoga ktia bisa mendapatkan lailatul qodar...amien..

attayaya jadi anak smp mengatakan...

amiiiin
semoga kita mendapat berkah dan rahmahnya

takuya mengatakan...

uh, aku pengen dpat mlm lailatul qadar.. pengeeeen :(

pakde sulas mengatakan...

malam lailatul qodar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
mungkinkah datang tiap satu malam dalam bulan romadhon, ataukah datangnya hanya sekali pada saat rasulullah masih hidup, walahu 'lam, yang penting kita berusaha berbuat kebajikan tidak hanya pada bulan ramadhan

waroeng coffee mengatakan...

dalam soal keyakinan memang tidak selamanya harus dinilai dgn logika, itulah fungsi iman (kata ustad sanusi) :)

Elvindinata mengatakan...

semoga kita semua,,dapat merasakan malam Lailatul Qodar ya sob,,^^..amin,,,:),,tetap semngat sob,,happy blogging sukses selalu..:)

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

hihihi Lailatul qodar koq dimasukin karung
ada2 aja tingkah anak2 ya :p

Muhammad A Vip mengatakan...

semoga kita mendapat kebaikan karenanya.

Ferdinand mengatakan...

Wah klo gak salah semalem apa bukan ya Sob?????

febriyanto mengatakan...

semoga kita mendapatkan moment itu.... amin..... unik juga ditangkep pake karung......... kalo time freeze gitu saya kok baru tau ya,,, ndeso tenaan.....

Return to My Blogg mengatakan...

met malam lailatul qodar. sekarang kan tanggal ganjil Hijriyah ya?

om rame mengatakan...

maLam yg seLaLu ditunggu-tunggu, semoga kita semua adaLah orang-orang yg bisa mendapatkan maLam itu. amin.