Senin, 02 Agustus 2010

Nostalgia

Sebelum tidur semalam rasanya asyik mendengar lagunya Ratih Purwasih yang berjudul Benci tapi Rindu. Begitu enak dinikmati di telinga dan di dada. Oh, Tuhan ternyata sudah hampir tigapuluh tahun usianya lagu itu. Rasanya baru kemarin, masih terbayang wajah Ratih Purwasih yang pipinya tembem itu menyanyi di panggung Aneka Ria Safari.

Aku waktu itu masih begitu kecil tentunya ketika lagu-lagu pop yang konon pernah disebut sebagai lagu cengeng itu mewabah di pasaran. Banyak nama-nama penyanyi yang masih kuingat  hingga kini, seperti: Tomy J Pisa, Betaria Sonata, Nia Daniati, Iis Sugianto, Iis Sugiarti dan Pance F Pondaag yang baru-baru ini meninggal dunia. Syair lagu mereka juga begitu lekat meski untuk beberapa diantaranya tak lagi teringat apa judul lagunya.


Entah karena lagu-lagu itu memang bagus dari segi kualitas atau karena faktor apa, tapi rasanya dibanding dengan lagu-lagu yang keluar pada kurun waktu dua puluh tahun terakhir, lagu-lagu jadul itu lebih tahan cuaca. Maksudnya nggak membosankan dan enak dinikmati siang ataupun malam. Tentu tidak semuanya, pun lagu tahun sembilanpuluhan ada yang masih tetap enak dinikmati hingga kini, tapi perbandingannya secara kuantitas untuk lagu sejenis tidak berbanding. Lagu Tenda Biru-nya Desy Ratnasari adalah lagu pop yang ngetop pada pertengahan tahun sembilanpuluhan, rasanya sekarang sudah tak pernah lagi terdengar lagu itu. Di rak toko kaset pun lagu-lagu populer tahun sembilanpuluhan sulit ditemui dibanding lagu tahun delapanpuluhan.

Untuk media perekamnya juga, kaset keluaran lama ternyata kualitasnya lebih bagus. Saya punya kaset tahun tujupuluhan yang tetap bagus isinya, kaset-kaset yang saya beli pada kurun sembilanpuluhan kini entah sudah dimana.

Kalau memikirkan yang seperti ini rasanya pingin kembali ke masa lalu saja. Dulu hidup tak begitu banyak pilihan. Nggak berisik macam sekarang,  lagu popnya merdu mendayu, dangdutnya asyik dinikmati, rocknya njimet tapi dapat diselusuri tidak seperti sekarang meledak-ledak tapi tanpa jejak. Di media-media juga berseliweran informasi yang nggak jelas juntrungnya, bikin stres saja.

5 komentar:

om rame mengatakan...

benci-benci di tenda biru, abang...
saLam nostaLgia.
koq foLLowernya iLang yah, foLLow uLang deh.

Muhammad A Vip mengatakan...

ilang gimana om? wah itu gambar siapa?

Fajar mengatakan...

emang om lagu jadul memang mantaps...

Sang Fajar mengatakan...

Matur nuwun telah berkunjung..ya om....

Muhammad A Vip mengatakan...

Mantap dong!