Kamis, 03 Februari 2011

Imlek dan Dodol Keranjang

Imlek dan Dodol Kranjang bagi saya identik (identik maksudnya apa sih?). Sejak kecil setiap kali tiba Imlek selalu saja di rumah banyak makanan yang menurut saya khas itu: Dodol Kranjang. Ini karena orang tua saya pelanggan banyak toko yang umumnya mereka keturunan Cina. Pada saat sekarang ini mereka dipastikan membagi-bagikan Dodol Kranjang itu kepada para langganan.


Di daerah tempat saya tinggal para pemilik toko umumnya warga beretnis Cina. Ada juga keturunan Arab, namun yang menonjol adalah yang keturunan Cina ini. Saya masih ingat beberapa nama yang jadi langganan saya. Ada Lo Yin; toko tempat saya sering disuruh beli keperluan jahit menjahit (orang tua saya penjahit). Ada Ada Si Hwa, yang ini tempat belanja gula teh dan barang-barang kemasan. Ada juga tempat saya nitip sepeda dulu jaman sekolah, yang ini saya gak tahu namanya.

Dulu jaman saya kecil Imlek tak dirayakan meriah seperti sekarang ini. Setidaknya itu di daerah saya tinggal. Entahlah sekarang ketika Imlek jadi hari besar nasional. Saya sudah lama tak mengalami saat-saat seperti dulu lagi ketika Dodol Kranjang dibagikan gratis dan membuat kangen ketika mencarinya ternyata sulit.

Dan semenjak tinggal di Jakarta saya tak pernah lagi dapat Dodol Kranjang gratis. Untuk mengobati rasa kangen, saya beli tentu saja, tapi rasanya lain, mungkin karena harus membayar. Dodol Kranjang, entah kenapa disebut demikian. Mungkin karena bentuknya seperti keranjang.

19 komentar:

Abdul Sidik mengatakan...

wiiih pas banget nich bahasannya, sebelumnya saya ucapkan selamat tahun baru Imlek, dodol dan jeruk merupakan ciri khas dari tahun baru imlek ini, namun ada banyak orang yang menantikan sesuatu apa coba, dibagi apa?

Lily Kasim Personal Blog mengatakan...

enak ya kueh keranjang...jadi pingin cari..hihi..

Aby Tukang Download mengatakan...

kalo di tempatku nybutnya kue keranjang

tp, prasaan bentuknya ga ky keranjang deh :D

Tomo mengatakan...

wah kalo imlek di desaku tak ada apa2 maz
rutin kayak biasanya saja

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

ya kenapa ya disebut dodol keranjang. bingung aku.

niee mengatakan...

kalau di Pontianak nyebutnya kue keranjang :D

aku juga setiap tahun dapat gratis karena murid2 SD ibuku yang rata2 orang cina selalu ngasih, sampai sekarang gak pernah beli, hehehe

joe mengatakan...

belum pernah merasakan :-) apakah rasanya juga sama seperti dodol 'jawa'?

attayaya_bakau mengatakan...

ditempatku namanya kue bakul

Popi mengatakan...

saya ga gitu suka, dodolnya keras gitu! lebih enak dodol garut kayaknya!

Muhammad A Vip mengatakan...

Sidik:Mohon maaf lahir batin
Lily:carilah, kalo dapat bagi-bagi
Aby:kalo disini ditambahi dodol
Tomo:gak ada Cinanya ya?
Fany:yang Cina aja bingung...
Niee:yang gratis emang enak
Joe:rada kecut
Attayaya:hahaha
Popi:keras kalo udah lama, kalo baru ya lembeklah

Serba Ter mengatakan...

wah dodolnya pake tulisan cina... wahhh.. pasti yami rasanya :)

Coretan Hidup mengatakan...

Saya belum pernah merasakan seperti apa rasanya dodol keranjang tersebut. Kalau dodol2 jenis lain sih pernah. Apakah sama saja atau ada bedanya?

zee mengatakan...

Gong Xi Fat Cai ya, semoga kita semua sukses di tahun kelinci ini.

Muhammad A Vip mengatakan...

SerbaTer:emang dodol khas Cina
Ifan:beda dong
Zee:semoga

wits mengatakan...

yg namanya dodol itu iasanya manis, apalagi klo dari coklat. Tp, klo dodol keranjang, aku belum pernah liat langsung depan mata, cm pernah denger. Emg rasanya apa?jd penasaran, hehehe

Ferdinand mengatakan...

Wah sama Sob.. aku juga waktu kecil kayanya tiap Imlek dapet tuh, tp skarang jarang hhe... soalnya temenku yg Etnis China yg dlu jadi tetangga kebanyakan kembali ke Negaranya... Hem.... digoreng enak tuh Sob.. :P

Muhammad A Vip mengatakan...

wits:manis kecut.
Ferdi:saya belum pernah menggorengnya. saya paling seneng makan kalo masih lembek.

cara melunakan daging mengatakan...

meskipun temen kecil saya ada yang etnis china, namanya nien shen, tapi saya malah belum pernah kebagin kue keranjang mas :D

Muhammad A Vip mengatakan...

Alkatro:saya suka daging yang kenyal.