Senin, 16 Mei 2011

Libur Tiga Hari Puas-puasin!

Judul di atas saya contek dari sebuah setatus di facebook yang rasanya bisa juga didengar dari mulut tetangga kita atau di manapun. Walaupun ternyata tidak semua orang libur pada hari yang telah dinyatakan libur itu, seperti hari ini. Bahkan anak-anak SD (Sekolah Dasar) saya lihat di halaman sekolah pada asyik berolahraga. Apalagi pekerja-pekerja yang pada hari libur massal saja biasa bekerja.


Saya mungkin dulu sekali waktu jaman sekolah senang kalau datang hari libur. Maklum, walau sekolah itu enak karena dapat uang sangu dan bisa ngumpul dengan kawan-kawan tapi sebenarnya kalau jujur diakui sekolah juga menjengkelkan karena membebani mental. Banyak aturan, ketemu guru-guru yang galak dan menyebalkan dan pelajaran yang ada lebih banyak yang membosankan. Maka tak aneh jika umumnya anak sekolah saat terdengar bunyi bell istirahat atau pulang langsung seperti kesurupan. Bahkan ada seorang teman saya dulu saat SMA kerjaannya selama pelajaran selalu nanya jam, bahkan ketika pelajaran baru berlangsung lima menit.

Tapi kini libur tak libur sama saja bagi saya. Karena sesungguhnya tak ada hari libur dalam hidup ini. Karena segala sesuatu yang kita lakuakan karena kita bisa melakukannya sesungguhnya adalah pekerjaan. Di manapun itu dilakukan, ada yang menyuruh atau tidak dan dibayar atau tidak. Saya punya pandangan semacam itu karena saya berprinsip majikan saya adalah Tuhan. Kalau pun saya bekerja pada sebuah perusahaan atau pada seseorang, itu hanya karena Tuhan menempatkan saya di tempat itu. Yang menggaji saya pun Tuhan cuma lewat seseorang yang tentunya ditunjuk untuk menjadi tangannya. Dan bayaranpun  pun sesungguhnya tidak harus berbentuk uang, kepuasan dan kebanggaan itu lebih bernilai malahan.

Lebih baik jadi pengusaha kecil daripada jadi budak besar. Begitu nasihat guru saya waktu di SMEA dulu (saya saat SMA dulu di SMEA : Sekolah Menengan Ekonomi Atas). Dan karena jadi pengusaha dalam artian menjadi wiraswasta ternyata tak mudah, maka setidaknya punya prinsip begitu membuat beban hidup sebagai budak tidak terlalu berat. Jadi prinsip saya itu sekedar otak-atik cari hiburan. Hehe

25 komentar:

I-one mengatakan...

Wah,dalam banget..
Tapi mungkin libur disini,maksudnya libur dari rutinitas,jadi semuanya pada senang....

Coretan Hidup mengatakan...

Tapi kalau tidak ada yang dikerjakan selama 3 hari itu, kadang bosan juga sih. Bagusnya kalau banyak, liburan ke luar kota. Tapi ya gitu deh :(

lidya mengatakan...

kalau ibu rumah tangga ga adahari libur tuh :) semangat kerja trus deh pokoknya

IbuDini mengatakan...

Libur dalam aktifitas pekerjaan tetapi masih ada juga pekerjaan rumah.
Jadi emang beda waktu masih sekolah...yg namanya libur bener2 libur.
Tapi jika udah berkeluarga bedanya hari libur bisa berkumpul sama anak dan keluarga ...
Saya suka libur....terkadang kalau malas dirumahpun libur masak juga jadi makan diluar dech ( pemborosan ).

Noeel-Loebis mengatakan...

kayaknya cuma di indonesia doang ya yang kenal yang namanya istilah cuti bersama?! hehee

Rawins mengatakan...

bersyukurlah yang punya libur
disini ga ada gan, pokoknya kerja 24/7
yang diharapkan cuma cuti tiap 3 bulan
itu pun suka diundur undur sama perusahaan

Fiction's World mengatakan...

hwee ... nice. Aku gg terlalu suka libur terlalu panjang, soalnya nothing to do dan malah bingung liburan mau ngapain hiks hiks

TUKANG CoLoNG mengatakan...

saya ga tenang. kepikiran skripsi.. :(

Cerita Dewasa mengatakan...

Hu Umph neh dalem banget filosofinya, seneng mbaca tulisan majikan kita adalah Tuhan. Laikdissss

alkatro mengatakan...

Lebih baik jadi pengusaha kecil daripada jadi budak besar, mangtaf...
ane juga gitu mas, karena dasarnya ane orang yang susah diatur he he

Magic Paper mengatakan...

oh iya,, orang lagi cuti bersama ya.... sebenarnya dalam rangka apaan sih???

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

saya malah teken akte di luar pas senin tgl 16 mei. hehee

Gaphe mengatakan...

ciee yang nggak bisa liburan *loh?..

yaudah, namanya orang kan beda-beda mas.. ada yang suka kalo libur karena justru malah banyak pelanggan (misal tukang jual makanan), atau malah susah karena bingung nggak ada yang dikerjain (kayak saya). hahaha...

Tomo mengatakan...

selamat liburan mas

attayaya-mading mengatakan...

3 hari full ngeblooog...
dan pelatihan blog

jiaaaah... komentar di tempatku banyak ilang
draft tulisan yg jadi ngaco jadwalnya
label yg berantakan

terpaksa diperbaiki dulu

pakde sulas mengatakan...

libur panjang.... puas-puasin aja tidurnya..biar tidak terlalu banyak keluar beaya he he he...

Aina mengatakan...

udah 3 hari ni... tapi kok rasanya masih kurang ya liburnya...
:P

joe mengatakan...

libur mendadak, jadi pada kalang kabut deh, tapi saya lumayan sebel, gara-gara blogger melakukan maintenance, sekitar 40 koment di blog saya lenyap tanpa jejak

cerita dewasa mengatakan...

mapir ajah ya mas, keknya udah mbaca ya.. ehhehe

Muhammad A Vip mengatakan...

buat semua, terimakasih telah komentar, semoga yang sakit cepat sembuh dan yang sehat bisa makan banyak. hehe

r10 mengatakan...

libur rejekinya pedagang....yg ada di mall :p

Lyliana Thia mengatakan...

Aahh... meliburkan hari yg bukan hari libur kayaknya terlalu mengada2 ya... produktifitas Indonesia jauh dibawa negara2 lain! ada kan kmrn di berita, produktifitas Indonesia sepertiganya Cina... huhuhu.. menyedihkan...

tapi aku bilang begini bukan krn aku iri gara2 kmrn nggak dpt libur loh... bener kata Affip, toh setiap hari qta juga melakukan pekerjaan ya gak :-D

Tapi emang liburnya 3 hari kok Fip.. sabtu, minggu, selasa.. hehe...

niee mengatakan...

waahh,,, setuju banget mas dengan kalimat Majikan saya adalah Tuhan.. Jadi kita gak akan diperbudak oleh manusia lain yak >.<

Muhammad A Vip mengatakan...

rio:sama supir angkot
Lyli:tapi pegawe negri biar masuk juga gak beda aktifitasnya sama libur. ngobrol doang.
niee:sip lah

hanynizah mengatakan...

assalamu'alaikum..,,

salam kenal dari hany,,

karna saya punya toko dirumah,, libur kuliahpun harus jagain toko,,.ya bantu-bantu dkit..,,hehehehe,,,pngen main tp jarang bisa,,,hihihihi