Senin, 05 Desember 2011

Awas, Ada Kuntilanak Gentayangan

Heboh Kuntilanak yang menampakkan diri di pohon sengon di Jalan Subur daerah Roxy, Jakarta Pusat beberapa hari lalu benar-benar telah membuat sistem kepercayaanku terganggu. Soalnya cerita tentang Kuntilanak iseng yang konon bisa difoto dan direkam vidio itu diceritakan dengan ekspresi yang penuh keseriusan oleh orang-orang yang setiap harinya bolak-balik daerah itu. Sesuatu yang kemudian membuat kenangan masa lalu di kampung membeber lagi, dari cerita orang tua yang menurut mereka Kuntilanak sering nongkrong di pojok rumah yang banyak pohon pisangnya--karena Kuntilanak kalau bedakan konon pakai serbuk putih yang menempel di pelepah daun pisang, sampai Kuntilanak yang katanya takut pada pelepah dauh jambe. Kuntilanak...Kuntilanak, apa karena kamu cewek sehingga sulit hilang dari ingatan.


Cerita tentang Kuntilanak mungkin tidak akrab bagi semua orang, tapi bagiku Kuntilanak adalah nama yang sepertinya sudah sering terdengar semenjak bayi merah. Kakak perempuan ibu-ku (Bude) meninggal konon karena dibunuh Kuntilanak saat baru melahirkan anak keduanya. Ceritanya seru sekali saat Bude-ku itu berkelahi dengan si Kuntilanak. Waktu mendengar cerita itu dulu saat masih kecil imajinasiku benar-benar melesat ke mana-mana. Sampai sekarang adegan-adegan perkelahian dua wanita itu masih bisa dilihat dengan hanya memejamkan mata--tentunya adegan imajinatif. 

Meski akrab dan memang tak mudah untuk mengatakan Kuntilanak itu tidak ada, sebenarnya Kuntilanak bagiku hanya cerita imajinatif yang menular dari mulut ke telinga lalu ke mulut lagi. Sama seperti Superman dan Batman, karena begitu dekatnya dua sosok itu dalam hidupku dan semua orang mengenalnya, sering muncul harapan kedua tokoh komik itu muncul di depanku. Dan rasanya dua superhero itu dengan Kuntilanak tak ada bedanya, masing-masing diciptakan oleh seseorang pada suatu waktu dengan maksud tertentu.

Tapi keyakinan akan sesuatu kalau terus-menerus diserang dengan berbagai macam pernyataan yang disampaikan dengan penuh percaya diri, pasti bisa goyang juga. Apalagi kini ibu-ibu yang setiap hari kerjanya ngerumpi di warung-warung mulai ngomongin Kuntilanak yang katanya gentayangan ke mana-mana setelah pohon sengon tempatnya nongkrong di tebang. Tentu ceritanya seru sampai ke mana-mana, sampai-sampai ada yang pasang sesajen di pojok rumah.

Sampai di sini, bagaimana keadaan di tempat saudara sekalian, apakah Kuntilanak sudah melakukan penampakan dan mengundang kehebohan? Kalau nanti nampak dan ingin mengambil gambarnya, perlu diketahui bahwa tak semua kamera hape bisa merekam gambarnya. Konon hanya kamera hape produk dari Cina yang bisa digunakan.

15 komentar:

Claude C Kenni mengatakan...

Wah misteri baru tuh sekarang...kenapa cuma kamera hp dari cina yg bisa ngerekam???

Muhammad A Vip mengatakan...

Claude:saya juga nggak tahu, jangan2 Kuntilanaknya lagi disewa produsen hape untuk promosi

Ely Meyer mengatakan...

hahahha ... ngakak aku baca jawaban komentar buat Claude :)
memang jaman spt ini kuntilanak juga dikomersilkan ya ?

terus terang jaman aku msh kecil cerita2 spt kuntilanak, genderuwo, banas pati, tuyul dsb, melekat banget sampai anak anak jaman sekarang termasuk anak anak tetanggaku dulu juga suka ngomongin hal hala ini :)

r10 mengatakan...

kapan indonesia ngekspor kuntilanak? jangan kalah sama vampire, werewolf :p

Muhammad A Vip mengatakan...

Ely:mereka begitu dekat mbak
rio:emang laku?

Takuya mengatakan...

jangan-jangan hp produk cina bekerja sama dengan dunia perhantuan biar bisa njepret kuntilanak. kok keren sih? btw, baru tau deh kalo kuntilanak suka ada di deket pohon pisang biar bisa bedakan, hihi

saryadinilan mengatakan...

emang ganjen tuh kunti,love,peace and gaul.

Ami mengatakan...

ada blog yang tampilin videonya di G+ . hmmm templatenya baru

Obat Sakit 2011 mengatakan...

Haa kuntilanak
takut mas diriku

Tomo mengatakan...

Menakutkan
ampun aku ndak melihat ae cak

catatan kecilku mengatakan...

Tahu gak awalnya aku ogah mampir kesini utk baca tulisannya... abis judulnya serem sih... Aku takut jika ada gambarnya mbak kunti yg dipajang disini hehehe...:p

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

sama kaya mbak Reni, akulangsung scroll cepat takut ada gambarnya hehehe.setelah tau gak ada gambarnya baru baca lagi

Muhammad A Vip mengatakan...

Takuya:sepertinya begitu
sarya:hahaha
Ami:bohong kan?
Tomo:kalo takut diam aja di rumah
Mbak Reni:kuntilanak gak perlu ditakuti
Lidya:bagaimana di rumah situ, ada tanda2?

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

ini cerita soal kunti apa ttg hp cina. hehehe.

Muhammad A Vip mengatakan...

Fany:hape cina dan kuntilanak