Jumat, 04 Januari 2019

EPL: Sepakbola Jaman Now


Manchester United (MU) menang besar empat kali berturut-turut, Manchester City (Ciitizen) menumbangkan kandidat terkuat juara Liverpool, dan pertandingan demi pertandingan benar-benar asyik dijadikan tontonan. Permainan MU terutama yang jadi fokus perhatian di paruh kedua musim 2018-2019 ini, yang setelah ditinggal Jose Mourinho jadi galak dan menakutkan persis setan. Setan Merah, akankah terus menerror mereka yang bertengger di atasnya dalam klasemen? Selisih yang menyusut antara peringkat satu, dua dan tiga lalu di urutan empat, lima dan enam, apakah Mou akan tahan tidak meluangkan waktu untuk menonton pertandingan demi pertandingan EPL dari tempat persembunyiannya?

 Hasil gambar untuk epl top scorer
Terus terang saya tak habis pikir dengan tim-tim EPL (English Premier League) pada satu dekade terakhir, tak ada tim yang benar-benar langgeng dengan kualitasnya. Jadi juara dan pelatihnya dipuja-puji, musim besoknya terpuruk dan pelatihnya— tanpa perasaan –ditendang seakan tak pernah membuat sesuatu yang berarti.  Pemain-pemainnya ketika jadi juara begitu kompak dan hebat, entah oleh sebab apa masih dengan pelatih yang sama bisa berubah jadi tidak bermutu dan kacau. Pelatih dan pemain datang dan pergi begitu cepat, inikah sepakbola Jaman Now?

Mungkin persoalan di luar lapangan bagi beberapa orang menambah daya tarik olahraga yang satu ini, tapi tetap sepakbola adalah permainan sebelas orang lawan sebelas orang di lapangan hijau. Maka menyaksikan MU yang kesetanan lagi benar-benar menggairahkan dan penasaran akan sampai kapan agresifitas mereka berlangsung. Walau perebutan gelar juara –sepertinya—hanya untuk tiga tim, tapi enam tim di papan atas sejauh ini sedang panas-panasan unjuk agresifitas. Harapannya gol-gol yang banyak terus muncul pada setiap pertandingan mereka, terutama MU yang sedang mengejar bersama pelatih barunya.

Semoga apa yang sedang terjadi sekarang akan mengembalikan sepakbola kepada masa awalnya, sebagai olahraga atraktif duapuluh dua manusia dengan satu bola di lapangan rumput. Bosan dengan beberapa waktu terakhir, dimana sepakbola yang jadi perhatian berkisar pada orang per orang: pelatihnyalah yang belagu, kipernya yang mahal dan istri-istri pemainnya yang sexy. Dunia sudah penuh dengan pengecut, saatnya para petarung pemberani unjuk gigi agar jadi contoh bagi anak-anak muda yang loyo.

Ayo tonton EPL selagi seru.

2 komentar:

Intan Sudibjo mengatakan...

ya betul, sekarang lagi rame rame nya epl, setuju sama masbro admin hehe, ggmu xD

Himawan Sant mengatakan...

Kalo aku pribadi ngga terlalu mengikuti pertandingan bola, mas. Tapi kalo pas piala dunia kadang dibelain nonton sampai malam :)

Sekarang pesepakbola dunia kepopulerannya setara dengan pemain film papan atas Hollywood ya.