Selasa, 19 Maret 2019

ADA SAJA; TAHU ISI DAUN SINGKONG


Tahu isi. Ngomong-ngomong soal Tahu Isi, yang jamak diketahui kita adalah Tahu Brontak, Tahu Gejrot dan sejenisnya yang gampang ditemui di tukang gorengan pinggir jalan. Tahu yang dipakai biasanya tahu coklat atau yang di tempat saya disebut Tahu Gambir yaitu tahu yang berkulit cokelat keriput seperti tahu Sumedang dengan isi penuh (Tahu Sumedang dalamnya kopong). Tahu Isi biasanya berisi sayuran seperti kol, tauge yang sudah dibumbui--di Jakarta dan sekitarnya ada Tahu Gejrot yang isinya kol dicampur cabe. Tahu isi tentu saja makanan siap santap, tapi tahu isi yang mau saya ceritakan ini tahu yang sepertinya masih mentah tapi sudah ada isinya.



Beberapa hari lalu saya dapat oleh-oleh dari saudara yang baru pulang dinas luar kota. Oleh-olehnya berbentuk seperti lontong yang ternyata tahu. Tak seperti lazimnya tahu yang dijual telanjang, ternyata ada tahu yang dibuat dalam kemasan seperti tempe. Dibungkus daun pisang seperti lontong yang di dalamnya ternyata diisi pula dengan daun singkong. Entah sudah lama atau masih baru tahu model seperti ini, dan siapa yang memulai membuatnya dan kalau sudah ada sejak lama ini makanan khas daerah mana? yang jelas saya baru melihatnya.

Menikmati tahu isi jenis baru ini saya menggorengnya dengan diberi adonan tepung. Saya kira bisa langsung dimakan juga, apalagi kondisinya tertutup sebagaimana lontong. Cuma saya tidak tahu apakah lontong tahu ini sudah diberi rasa atau belum, daun singkongnya sendiri sepertinya sudah matang. Kemarin saya menikmatinya dengan dicocol kecap pedas. Yang jadi pertanyaan saya kemudian adalah kenapa isinya daun singkong? Atau jangan-jangan ada varian lain dengan isi daun bayam yang jelas lebih lunak,  kangkung juga daun papaya yang pahit, daun puntu dan hahaha

Persaingan usaha memang harus disikapi dengan positif. Dan ini adalah cara positif, yaitu dengan inovasi yang walaupun tidak luar biasa tapi lumayan membuat kagum.  Jangan-jangan di Cina yang merupakan tempat asal Tahu belum ada model yang seperti ini?  Semoga demikian dan semoga ada juga tempe yang bahanya tidak kedelai melulu, tapi ada campuran atau ada isinya supaya orang tidak bosan dan beralih ke makanan-makanan dari Amerika.

Indonesia memang kaya. Hidup Indonesia.

7 komentar:

Mawardi mengatakan...

Belum pernah nyoba rasanya seperti apa, yang jelas enak

kang nata mengatakan...

hahahah... ini barang Baru yach Mas, tahu isi daun singkong, saya baru tahu soalnya. Mudah2n ngak ada yang nekad bikin tahu isi daun telinga...hahahah.jangan sampai ahhh... :)

Muhammad A Vip mengatakan...

Mas Mawardi: belum nyoba kok sudah bilang enak, ngibul ah
Kang nata: bisa saja kalo yang bikin kanibal

Himawan Sant mengatakan...

Penganan jenis ini, tahu daun singkong ini sepertinya lagi diminati .. karena kulihat banyak dijajakan di warung-warung.
Dikotaku disebutnya rollade sayur.

Aris Armunanto mengatakan...

Di daerahku banyak yg jual mas, namanya rolade, ada juga yg nggak pakai tahu,...kalau pakai tahu lebih enak

Muhammad Ilham mengatakan...

Wahh unik ya saya baru tahu soal ini, jadi penasaran pengen nyoba tapi di daerah saya nggak ada yang kaya gini hehehehe.

Muhammad Ilham mengatakan...

Waduhh ngeru juga kalo daun telinga hehhe saya ngakak baca komennya kang nata, bagaimna kalo isinya kupon aja? Hehehe.