Tampilkan postingan dengan label Jalan-jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan-jalan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Maret 2024

PUASA SEPARUH JALAN

Assalamu'alaikum.

Tidak terasa ternyata bulan Romadlon sudah di hari kelimabelas. Semalam ketika pulang dari musholla, di langit bersih tanpa awan rembulan yang bebas bersinar tampak bulat berpendaran. Lebaran sebentar lagi dong.

Minggu, 24 September 2023

WHOOSH

Satu demi satu proyek prestisius presiden Jokowi akhirnya sukses terselesaikan. Satu tahun menjelang masa kekuasaannya habis sepertinya tinggal Ibu Kota Negara baru yang masih kejar target. Sepuluh tahun kerja dengan pencapaian yang luar biasa mengingat presiden-presiden sebelumnya tak ada yang punya ambisi segila itu dan sukses. Dan yang terbaru yang siap diresmikan tentu saja Kereta Cepat Jakarta Bandung yang diberi nama WHOOSH.



Sebagaimana dulu subway atau MRT hanya jadi angan-angan yang mengendap puluhan tahun, kini semua tahu Jakarta telah memiliki kereta yang berjalan menembus tanah, dan itu karena keberanian Jokowi dalam mengeksekusi. Waktu pertama proyek itu berjalan pasti banyak yang meragukan proyek kereta bawah tanah bisa sukses mengingat sebelumnya proyek monorel yang sudah pasang puluhan tiang mangkrak tanpa kejelasan. Dan tidak beda dengan MRT, dengan iringan olok-olok dan cibiran bahkan hinaan dalam pembangunannya kini di Indonesia sudah ada kereta api super cepat yang siap melaju 380 km per jam. WHOOSH...


Lalu kenapa Whoosh? Kenapa tidak Wes Hewes atau Sat Set atau apalah istilah yang bernuansa lokal biar masyarakat sekitar ada rasa memiliki. Saya tidak tahu siapa yang mengusulkan nama itu pertama kali dan bagaimana nama itu disepakati. Sebagaimana saya tidak tahu pula kenapa kereta cepat dibangun untuk jarak yang dekat dari  Jakarta ke Bandung. Kereta cepat idealnya menurut saya untuk jarak diatas seribu kilometer dan menurut saya juga tidak cocok untuk pulau Jawa yang padat penduduk.


Apapun dengan ini dan itu, yang jelas kereta cepat Jakarta Bandung itu sudah diujicoba bahkan harga tiketnya sudah  disepakati. Ada kabar lanjutannya mau lanjut Jakarta Surabaya, semoga saja itu tidak benar. Lagipula membangun untuk menyenangkan satu dua orang pakai duit utang apa pula hebatnya. Daripada menggelontorkan biaya triliunan hanya untuk proyek yang cuma bisa dinikmati sedikit orang akan lebih baik untuk proyek strategis lainnya. Atau karena ibukota akan pindah, kereta cepat dibuat saja di ibukota baru itu. Dari Brune Darussalami langsung ke IKN misalnya, siapa tahu negara tetangga kaya itu mau menanggung biayanya.


Negara ini milik seluruh penduduk di dalamnya, maka segala yang dibangun di dalamnya mestinya atas persetujuan seluruh atau sebagian besar warganya bukan maunya pemimpin atau orang-orang kayanya saja. Setiap rupiah yang dibelanjakan wajib dinikmati seluruh warga. Prinsip keadilan ini penting dikemukakan kalau ingin masa depan negara ini lebih baik.


Apa yang dicapai Jokowi mari kita  diacungi jempol. Sepuluh tahun dengan ribuan kilometer jalan tol, capaian yang tak terbayangkan sebelumnya. Semoga itu cukup bagi beliau, kini fokus menuntaskan IKN dan tahun depan lengser dengan dagu tegak. Bangsa ini butuh teladan, Jokowi bisa jadi teladan bagi generasi mendatang, sudah cukup rasanya anak-anak kita mendapat contoh buruk dari orang-orang rakus dan kementhus.


Akhir kata, kenapa whoosh lagi?  Padahal kalau diberi nama JOKOWI rasanya pantas saja, bukankah presiden kita ini kerjanya cepat?. Mungkin beliau yang rendah hati tidak mau, cukup baginya hasil kerjanya bisa dinikmati. Atau Joko Whoosh? Sudahlah, semua sudah ditetapkan. WHOOSH: Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal, begitu kepanjangannnya.

Rabu, 14 April 2021

HORMATILAH ORANG BERPUASA !!!

 

Romadlon sudah melewati hari kedua, berasa waktu melaju cepat sekali. Baru kemarin menghitung hari menuju hari-hari puasa, sekarang sudah menghitung anggaran buat belanja ini dan itu untuk keperluan lebaran sebagai sesuatu yang tak terelakan. Sama tak terelakannya kita dari rasa malas  badan lemas karena tidak boleh makan ini dan itu di siang hari, terlebih di awal Romadlon. Malas dan lemas mungkin sesuatu yang personal, tapi di Indonesia dengan masyarakat mayoritas muslim yang personal bisa jadi massal dan itu bisa dilihat dari keadaan yang tampak mata.

 

Selasa, 18 Agustus 2020

MERDEKA

Merdeka, apapun maknanya bagi anda haruslah diekspredikan. Tanpa ekspresi kemerdekaan cuma omong kosong. Maka melanjutkan postingan sebelum ini tentang gairah memperingati Proklamasi Kemerdekaan dan memeriahkan bulan kemerdekaan alias Agustusan, saya unggah di sini bermacam-macam ekspresi anak bangsa yang rasanya benar-benar membahagiakan. Tak banyak yang bisa saya abadikan lewat kamera, walau begitu banyak beredar foto-foto bagus yang menunjukkan ekspresi kemerdekaan yang  terekam di media sosial dan saya comot  dan saya pindahkan di sini. Kepada yang telah mengabil gambar-gambar di bawah ini saya ucapkan terimakasih atas nama bangsa Indonesia.


Minggu, 24 Maret 2019

Download LinkAja dan Ambil Sembakonya


Beberapa hari lalu saya menulis disini tentang telah dibukanya Rest Area KM260B di Brebes yang bekas Pabrik Gula Banjaratma. Belum selesai pembangunan rest area ini, tapi untuk mengenalkan sekaligus melayani kebutuhan pengguna jalan tol baru Transjawa akan tempat melepas lelah karena perjalanan jauh, tempat ampiran yang paling unik ini telah menyediakan banyak hal. Puluhan lapak pedagang sudah siap melayani kebutuhan pejalan, ada banyak oleh-oleh khas Brebes di sana, toilet  gratis tersedia dan sebuah masjid besar sedang dibangun. Dan dalam masa perkenalan ini, telah berlangsung banyak acara yang melibatkan warga sekitar.

Senin, 18 Maret 2019

MELONGOK REST AREA TRANSJAWA TERINDAH DI BREBES

Pada awal bulan lalu saya sempat menjajal Tol Transjawa dari Brebes ke Semarang perjalanan malam hari. Karena baru beroperasi rasanya masih belum nyaman karena masih dalam proses pengaspalan jadi jalan terasa tidak mulus di beberapa area. Pembayaran yang sudah tidak manual lagi  (sudah elektrik) pun masih ada masalah. Dan yang lebih dirasa kurang adalah rest area yang sepanjang perjalanan baru satu dua pun tanpa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (BBM dijual kalengan di tepi jalan). Semoga di musim mudik lebaran nanti segala sesuatunya sudah berbeda.

Kamis, 13 September 2018

Agustus Sudah Berlalu, Tapi...


September sudah mendekati pertengahan bulan, berarti Agustus sudah lumayan lama kita tinggalkan. Segala kemeriahan pada bulan kemerdekaan itu rasanya sudah lepas dari ingatan, sudah tak ada lagi orang bicara tentang hal-hal yang pada bulan lalu dilakukan. Tapi entahlah, bisa jadi masih ada orang yang tetap merasa berada di bulan Agustus, buktinya masih ada beberapa bendera merah putih berkibar di halaman rumah warga.

Sabtu, 08 September 2018

Bukan Sinetron "Dunia Terbalik"


Sinetron Dunia Terbalik yang setiap malam tayang di RCTI hanya salah satu yang menampilkan realitas di masyarakat Jaman Now. Istri kerja merantau sampai ke luar negeri, para suami bergaya di kampung pakai sepeda motor keluaran terbaru. Sesuatu yang terbalik lagi dan mudah dikenali adalah orang tua takut dan patuh kepada anak. Seorang kawan sering bilang: hidup itu ada masanya. Ya, sekarang sedang masanya sesuatu yang dianggap terbalik, pada waktunya nanti sesuatu yang terbalik akan dianggap normal.

Selasa, 04 September 2018

COBA ASIAN GAMES 2018 WAKTUNYA DIPERPANJANG


Hanya menonton pertandingan beberapa cabang olahraga sekilas-sekilas dan membaca berita sambil lalu, saya kaget Asian Games 2018 sudah berakhir. Saya pikir akan berlangsung lama, sebulanlah seperti Piala Dunia di Rusia kemarin lalu. Ternyata cuma dua minggu, ya dua minggu yang --kalau menyimak berita-beritanya-- benar-benar luar biasa, penuh puja-puji dari dalam maupun dari luar negeri. Selamat untuk Indonesia yang “sukses” jadi tuan rumah dan melampaui target perolehan mendali.

Senin, 20 Agustus 2018

PANJAT PINANG, BAMBU DAN PUCANG


Masih dalam suasana agustusan, di mana-mana masih banyak kemeriahan untuk memeriahkan HUT RI ke 73, posting pun masih seputar itu. Ada banyak kegiatan atau pertunjukan di bulan spesial bagi kita ini, tapi ada beberapa dari yang banyak itu yang khas. salah satu yang khas itu adalah aksi panjat pinang. Bukan memanjat pinang, buah yang tak sampai sekepalan itu, tapi memanjat batang pohonnya yang sudah ditebang dan dibuat licin. Di Jakarta tepatnya di Kali Malang pada musim agustusan atraksi ini jadi tontonan missal.

Sabtu, 18 Agustus 2018

AGUSTUSAN, PRAYAAN DAN DRUM BAND


Agustusan. Istilah ini sering disebut di pekan-pekan terakhir, yang maksudnya sudah pasti adalah perayaan memperingati kemerdekaan negara yang setiap tahun diadakan pada bulan Agustus. Acara yang berupa arak-arakan atau pawai atau karnaval memang acara paling ditunggu-tunggu oleh warga. Sudah tradisi di negeri ini, tak cuma di Ibu Kota Negara Jakarta, tiap-tiap desa di negeri ini saya kira mengadakannya. Dan kini kemeriahannya makin menjadi-jadi seakan tak mau kalah dengan karnaval-karnaval di luar negeri.

Selasa, 12 Juni 2018

MUDIK TAK LAGI BERISIK


Musim mudik datang lagi. Acara rutin tahunan ini entah sejak kapan berlangsung di negeri ini, yang jelas sejak saya kanak-kanak cerita orang-orang yang pulang ke kampung dari rantau (Jakarta) sering saya dengar dan selalu seru. Mengalaminya pun pernah beberapa kali, walau tidak sedramatis yang ada dicerita-cerita, mudik memang asyik walau sering berisik.

Kamis, 12 April 2018

BELAJAR KE MANCHESTER


Manchester, adalah sebuah nama yang akrab di telinga karena sering disebut dan tak pernah jauh dari pandangan mata sebab tulisan namanya ada di mana-mana. Saya yakin fenomena ini terjadi di seantero dunia. Siapa tidak membicarakan Manchester United dan Manchester City, dua klub sepakbola Liga Primer Inggris yang kini sedang menguasai puncak klasmen. Anda tak kenal? Payah!

Rabu, 29 November 2017

Kopi Pahit

Saya  bukanlah penikmat kopi, walau sejak kecil sudah biasa minum kopi tapi tak bener-benar paham beda kopi ini dan kopi itu. Minum kopi jelas bukan ritual harian jadi selama ini tak pernah ada stok khusus di rumah. Namun belakangan saya mencoba rutin minum kopi, bahkan tanpa gula. Kurang lebih sepekan terakhir saya tiap pagi minum secangkir kopi pahit, dan tetap belum merasa bisa menikmati kopi.

Sabtu, 15 Juli 2017

Berwisata di Hutan Mangrove Pandansari

Anda pernah berwisata pantai di Brebes, Jawa Tengah? Jika belum tidak apa-apa. Pantai-pantai di Brebes sejauh ini bisa dibilang belum layak jadi obyek pariwisata, pantas masih kalah pamor jika dibandingkan dengan Tegal, Jauhnya pantai dari jalan besar membuat pantai di daerah Brebes sulit dikembangkan. Dari Pantura saja jarak yang harus ditempuh lebih dari 7 Km. ditambah jalan yang dilalui sempit dan tidak nyaman karena rusak parah. Tak ada angkutan umum pula. Berbeda dengan Tegal, Pantai Alam Indah (PAI) dan Purwahamba Indah tepat di jalur Pantura, tak perlu mobil pribadi berwisata pantai jelas lebih murah.

Senin, 24 April 2017

Fenomena Pedagang Kaki Seribu

Anda yang tinggal atau pernah menetap atau sekedar pernah jalan-jalan ke kota pasti sudah akrab dengan yang namanya pedagang kaki lima. Pedagang yang menggelar lapak dagangannya di kaki lima atawa trotoar itu bisa dibilang ciri dari wajah kota-kota di Indonesia, terutama Jakarta. Entah di kota-kota lain di negara-negara sebrang. Bisa jadi ada, cuma mungkin lebih tertata dan kaki limanya sudah  berubah jadi kaki sepuluh atau malah kaki seribu.

Selasa, 28 Maret 2017

Nyasar ke Purwahamba

Menikmati long weekend kemarin, tepat di hari kejepit : Senin (27.3.2017) saya jalan-jalan naik sepeda motor ke kota Tegal. Tujuan utamanya mau ke Tegal Gubug alias Pasar Pagi, kata istri, doi kepingin beli rok. Berangkat pagi buta tujuan awal ingin melihat wisata pantai anyar yang kata seorang teman lokasinya di utara terminal bis Tegal. Entah apa nama pantainya, yang pasti karena tak ketemu penunjuk arah maka tak ketemulah pantai yang dituju. Lalu cari tujuan lainlah kita.

Sabtu, 25 Juli 2015

SELAMAT DATANG PERTALITE

Bagi konsumen BBM jenis bensin, siang tadi (Jumat, 24.7.2015) adalah hari bersejarah. Patut diingat agar kelak sebagai saksi sejarah bisa bercerita kepada anak-cucu. Ya, mulai hari ini tepatnya siang tadi telah resmi diluncurkan BBM baru dengan nama PERTALITE di SPBU Abdul Muis Jakarta. BBM produk baru PERTAMINA ini ada yang mengatakan bakal jadi pengganti Premium.

Rabu, 22 Juli 2015

Habis Mudik, Marilah Balik

Hari Lebaran telah berlalu. Tepatnya sudah lima hari kita tinggalkan kemeriahannya; tahun depan kita tunggu kehadirannya kembali. Rumah-rumah sudah mulai sepi tamu, kue-kue sudah tinggal sisa dan orang-orang sudah mulai asyik menggunjing saudaranya yang baru saja disalami—diajak ber-minal aidin wal faizin. Warga Jakarta yang mudik pun sudah mulai berkemas, setelah menyadari segala yang di pamerkannya di udik tak banyak mendapat puja-puji.

Minggu, 19 Juli 2015

Serba-serbi Lebaran

Hari Raya, apapun namanya apalagi Hari Raya Iedul Fitri yang dirayakan umat muslim yang mayoritas di negeri ini, sudah pasti tak hanya meriah namun juga kaya nuansa. Dan saya akan berceita tentang apa yang berlangsung di kampung kami, kampung yang lama tak saya ikuti suasana lebarannya. Saya akan ceritakan di sini karena saya anggap unik dan menarik. Sebelum panjang dan lebar, saya ucapkan dulu Selamat Hari Raya Iedul Fitri Mohon Maaf Lahir sampai ke Batin.