Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 September 2023

WHOOSH

Satu demi satu proyek prestisius presiden Jokowi akhirnya sukses terselesaikan. Satu tahun menjelang masa kekuasaannya habis sepertinya tinggal Ibu Kota Negara baru yang masih kejar target. Sepuluh tahun kerja dengan pencapaian yang luar biasa mengingat presiden-presiden sebelumnya tak ada yang punya ambisi segila itu dan sukses. Dan yang terbaru yang siap diresmikan tentu saja Kereta Cepat Jakarta Bandung yang diberi nama WHOOSH.



Sebagaimana dulu subway atau MRT hanya jadi angan-angan yang mengendap puluhan tahun, kini semua tahu Jakarta telah memiliki kereta yang berjalan menembus tanah, dan itu karena keberanian Jokowi dalam mengeksekusi. Waktu pertama proyek itu berjalan pasti banyak yang meragukan proyek kereta bawah tanah bisa sukses mengingat sebelumnya proyek monorel yang sudah pasang puluhan tiang mangkrak tanpa kejelasan. Dan tidak beda dengan MRT, dengan iringan olok-olok dan cibiran bahkan hinaan dalam pembangunannya kini di Indonesia sudah ada kereta api super cepat yang siap melaju 380 km per jam. WHOOSH...


Lalu kenapa Whoosh? Kenapa tidak Wes Hewes atau Sat Set atau apalah istilah yang bernuansa lokal biar masyarakat sekitar ada rasa memiliki. Saya tidak tahu siapa yang mengusulkan nama itu pertama kali dan bagaimana nama itu disepakati. Sebagaimana saya tidak tahu pula kenapa kereta cepat dibangun untuk jarak yang dekat dari  Jakarta ke Bandung. Kereta cepat idealnya menurut saya untuk jarak diatas seribu kilometer dan menurut saya juga tidak cocok untuk pulau Jawa yang padat penduduk.


Apapun dengan ini dan itu, yang jelas kereta cepat Jakarta Bandung itu sudah diujicoba bahkan harga tiketnya sudah  disepakati. Ada kabar lanjutannya mau lanjut Jakarta Surabaya, semoga saja itu tidak benar. Lagipula membangun untuk menyenangkan satu dua orang pakai duit utang apa pula hebatnya. Daripada menggelontorkan biaya triliunan hanya untuk proyek yang cuma bisa dinikmati sedikit orang akan lebih baik untuk proyek strategis lainnya. Atau karena ibukota akan pindah, kereta cepat dibuat saja di ibukota baru itu. Dari Brune Darussalami langsung ke IKN misalnya, siapa tahu negara tetangga kaya itu mau menanggung biayanya.


Negara ini milik seluruh penduduk di dalamnya, maka segala yang dibangun di dalamnya mestinya atas persetujuan seluruh atau sebagian besar warganya bukan maunya pemimpin atau orang-orang kayanya saja. Setiap rupiah yang dibelanjakan wajib dinikmati seluruh warga. Prinsip keadilan ini penting dikemukakan kalau ingin masa depan negara ini lebih baik.


Apa yang dicapai Jokowi mari kita  diacungi jempol. Sepuluh tahun dengan ribuan kilometer jalan tol, capaian yang tak terbayangkan sebelumnya. Semoga itu cukup bagi beliau, kini fokus menuntaskan IKN dan tahun depan lengser dengan dagu tegak. Bangsa ini butuh teladan, Jokowi bisa jadi teladan bagi generasi mendatang, sudah cukup rasanya anak-anak kita mendapat contoh buruk dari orang-orang rakus dan kementhus.


Akhir kata, kenapa whoosh lagi?  Padahal kalau diberi nama JOKOWI rasanya pantas saja, bukankah presiden kita ini kerjanya cepat?. Mungkin beliau yang rendah hati tidak mau, cukup baginya hasil kerjanya bisa dinikmati. Atau Joko Whoosh? Sudahlah, semua sudah ditetapkan. WHOOSH: Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal, begitu kepanjangannnya.

Minggu, 24 Maret 2019

Download LinkAja dan Ambil Sembakonya


Beberapa hari lalu saya menulis disini tentang telah dibukanya Rest Area KM260B di Brebes yang bekas Pabrik Gula Banjaratma. Belum selesai pembangunan rest area ini, tapi untuk mengenalkan sekaligus melayani kebutuhan pengguna jalan tol baru Transjawa akan tempat melepas lelah karena perjalanan jauh, tempat ampiran yang paling unik ini telah menyediakan banyak hal. Puluhan lapak pedagang sudah siap melayani kebutuhan pejalan, ada banyak oleh-oleh khas Brebes di sana, toilet  gratis tersedia dan sebuah masjid besar sedang dibangun. Dan dalam masa perkenalan ini, telah berlangsung banyak acara yang melibatkan warga sekitar.

Senin, 18 Maret 2019

MELONGOK REST AREA TRANSJAWA TERINDAH DI BREBES

Pada awal bulan lalu saya sempat menjajal Tol Transjawa dari Brebes ke Semarang perjalanan malam hari. Karena baru beroperasi rasanya masih belum nyaman karena masih dalam proses pengaspalan jadi jalan terasa tidak mulus di beberapa area. Pembayaran yang sudah tidak manual lagi  (sudah elektrik) pun masih ada masalah. Dan yang lebih dirasa kurang adalah rest area yang sepanjang perjalanan baru satu dua pun tanpa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (BBM dijual kalengan di tepi jalan). Semoga di musim mudik lebaran nanti segala sesuatunya sudah berbeda.

Jumat, 15 Februari 2019

ADA BUS TINGKAT TRANSJAWA: MAU COBA?


Berita mengenai promo Bus Tingkat Transjawa tujuan Jakarta-Semarang-Solo dengan tarif murah cuma Rp 50.000 membangkitkan kenangan pada bis tingkat PPD yang dulu pernah beroperasi di Jakarta. Pada masa Orde Baru saat PPD (Perusahaan Pengangkutan Djakarta) masih jaya di beberapa ruas jalan di ibu kota bisa ditemui bis kota model tingkat (saya dulu paling senang duduk di bangku paling depan), entah mengapa kemudian PPD bangkrut dan bis tingkat pun hilang dari peredaran. Walaupun kemudian muncul lagi pada masa Jokowi jadi Gubernur DKI, tapi karena bukan angkutan umum rutenya pendek dan jumlahnya sedikit.

Sabtu, 22 Desember 2018

JOKOWI DAN TRANSJAWA


Apakah Presiden kita sekarang Jokowi kelak akan selegendaris Gubernur Jendral Daendels yang pada masa saya kanak-kanak teman sepantaran dan orang-orang tua semua fasih menyebut namanya? Mungkin karena saya lahir di dekat jalan Pantura yang kami kenal dan kami sebut Jalan Daendels itu sehingga nama orang Belanda yang jadi lokomotif pembangunan jalan yang panjangnya ribuan kilometer itu lanyah di mulut kami. Siapa Daendels bisa jadi kebanyakan dari kami tak bisa menjelaskan panjang lebar, tapi saya yakin tak sedikit yang tahu bahwa itu nama orang Belanda yang telah mengerahkan ribuan bahkan mungkin jutaan manusia demi memperlancar laju transportasi di Pulau Jawa.

Selasa, 30 Oktober 2018

PESAWAT JATUH LAGI, BRO




Ada lagi pesawat jatuh di negeri ini. Dan saya langsung ingat seorang teman yang sudah hampir limabelas tahun tak bertemu. Dia punya kampung di Sumatera Utara, pernah ketika bicara ingin pulang kampung pakai pesawat, dia bertanya pada saya: apakah kalau pesawatnya jatuh dapat ganti rugi? (beli tiket bus saja ada asuransinya, pesawat juga dong, waktu itu saya jawab begitu). Memang kecelakaan bisa terjadi di manapun, tapi melayang-layang di udara atau terapung-apung di lautan akan lebih mengundang kekhawatiran daripada ngebut di jalan raya.

Rabu, 13 Desember 2017

PCX Lokal Datang, N Max Tumbang

Hari ini Honda PCX  150 baru sudah resmi hadir, barang lokal itu datang ke pasar untuk berperang. Setelah beberapa hari lalu Yamaha membarui motor andalannya N Max, Honda ternyata tak menunggu waktu lama, langsung menggebrak. Pertarungan di segmen kelas menengah ini jelas layak disimak, dan yang saya tunggu-tunggu sudah terasa intro-nya.

Sabtu, 25 Juli 2015

SELAMAT DATANG PERTALITE

Bagi konsumen BBM jenis bensin, siang tadi (Jumat, 24.7.2015) adalah hari bersejarah. Patut diingat agar kelak sebagai saksi sejarah bisa bercerita kepada anak-cucu. Ya, mulai hari ini tepatnya siang tadi telah resmi diluncurkan BBM baru dengan nama PERTALITE di SPBU Abdul Muis Jakarta. BBM produk baru PERTAMINA ini ada yang mengatakan bakal jadi pengganti Premium.

Rabu, 15 Juli 2015

Mudik: Pantura Itu Masa Lalu


Tahun ini saya tidak mudik karena sudah di udik. Andai mudik dan naik kendaraan pribadi ke Brebes pasti ketika ada yang tanya bagaimana kemacetan di Pantura, saya akan jawab: Pantura itu masa lalu. Ya, orang yang mudik pakai kendaraan pribadi dari Jakarta ke Jawa Tengah yang biasanya melintasi jalan Pantai Utara Pulau Jawa atau sering disebut Pantura dipastikan tahun ini –terutama yang tujuan Brebes dan Jawa Tengah bagian selatan—tidak lagi melintas di sana. Karena sudah hampir sebulan jalan tol Cipali (Cikopo-Palimanan) bisa dilewati.

Jumat, 08 Mei 2015

Misteri Bedogan dan Tol Pejagan-Pemalang

Beberapa hari lalu di laman grup facebook  Celoteh Brebes Membangun ada berita disertai foto tenteng penemuan sesosok mayat tanpa kepala di dekat rel kereta. Penemuannya yang di dekat rel kereta sudah tentu kesimpulannya korban meninggal karena terserempet kereta. Cuma entah tersermpet atau tertabrak, dari foto yang diunggah kondisi tubuhnya tampak utuh dengan kondisi pakaian tak berlumuran darah, kepalanya saja yang tidak ada. Benarkah mayat tanpa kepala itu tertabrak kereta, atau korban Bedogan?

Jumat, 20 Juni 2014

Jalan-jalan Pakai Busway Gratis, Besok

Jakarta ulang tahun lagi. Busway gratis lagi. Ya, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, untuk merayakan ulang tahunnya Jakarta menggratiskan angkutan umum andalannya: Busway. Maksudnya tentu saja bus Transjakarta, sedangkan untuk Kopaja atau APTB ada kemungkinan tidak. Jelasnya gratis muter-muter Jakarta seharian dan ini  program menarik dan  disambut dengan ceria.

Selasa, 17 Juni 2014

Sopir Gila di Busway

Di sini, saya kira belum lama pernah menulis tentang bus Transjakarta yang saling salip. Transjakarta adalah bus yang mempunyai jalur tersendiri yang diberi pembatas, tapi tidak sepanjang jalur memiliki pembatas, ada beberapa ruas yang oleh suatu sebab tidak dipasang sparator. Di sanalah biasanya akan terjadi Transjakarta saling mendahului. Bahkan saya pernah mengalami ada sopir busway gila yang lakunya model sopir Metromini, ngebut keluar jalur untuk mendahului bus yang ada di depannya.

Kamis, 05 Juni 2014

Transjakarta Melaju 24 jam

Jakarta, ada yang bilang kota yang nggak pernah tidur. Dulu saya tidak sependapat, tapi rasanya kini saya harus bilang “ya” untuk pendapat itu setelah Transjakarta beroprasi 24 jam. Walau di Jakarta pada malam hari masih banyak orang melek dan beraktifitas, tapi suasana sepi dan tenang lebih dominan daripada hiruk pikuknya siang hari saat orang benar-benar terjaga. Angkutan umum pun berhenti sebelum tengah malam, disambung omprengan atau angkutan umum tak resmi dan taksi tentu saja. Jadi Jakarta tetap tidur, mereka yang melek adalah yang ronda menjaga agar Jakarta tidur nyenyak.

Kamis, 22 Mei 2014

Dipaksa Beli Flazz

Ini cerita tentang sesuatu yang benar-benar keterlaluan, setelah dipikir-pikir. Dua hari lalu saya main ke seorang teman yang tinggal di daerah Pinang Ranti Jakarta Timur. Saya naik Bus Way, sebagai warga Jakarta sekarang angkutan favorit saya Busway dan KRL, karena meski sering berdesakan tapi lumayan bisa diandalkan untuk kecepatan sampainya. Dan hal yang kini saya rasa sebagai keterlaluan, dan sedang saya ceritakan ini, adalah tentang pengalaman naik angkutan warga ibukota itu.

Rabu, 26 Maret 2014

Peron Rangka Besi



Setelah beberapa stasiun kereta di Jabodetabek dibenahi dan panjang peronnya ditambah, beberapa minggu lalu kereta Comuter Line mengoprasikan rangkaian baru yang jumlah gerbongnya lebih banyak. Biasanya rangkaian terdiri dari delapan gerbong untuk rangkaian yang baru terdiri dari sepuluh gerbong. Walau rangkaian yang delapan gerbong masih lebih banyak, kemungkinannya kedepan jumlah rangkaian yang lebih panjang yang dominan.

Kamis, 20 Maret 2014

Sesama Transjakarta Dilarang Saling Mendahului



Kalau tidak salah ingat dulu ada ungkapan terkenal yang berbunyi: Sesama Bis Kota Dilarang Saling Mendahului. Ungkapan yang kemudian beberapa kali saya pernah mendengar dalam pergaulan diplesetkan menjadi : sesama orang gondrong dilarang saling mendahului. Saya ragu-ragu ungkapan itu pernah ada karena kini sudah tak pernah mendengarnya lagi. Terlebih setiap kali naik Metromini atau Kopaja selalu terjadi kejar-kejaran saling mendahului. Bahkan beberapa kali naik bus Transjakarta pun terjadi saling salip.

Minggu, 09 Maret 2014

Keretaku, Kereta Ekonomi



Sudah berkali-kali saya menulis tentang pengalaman berkeretaapi di blog ini, dan berkali-kali pula ada komentar yang mengatakan kepingin naik keretaapi karena seumur hidup belum pernah naik keretaapi, tentu saya maklum mengingat yang berkomentar mereka yang tinggal di pulau yang tak ada jalur keretanya. Sebenarnya mereka yang tinggal di pulau Jawa pun banyak yang belum pernah naik keretaapi dengan berbagai macam alasan, dan harus dimaklumi juga. Namun  saya yakin seandainya mereka yang biasa menggunakan jasa bus sudah naik kereta api, dipastikan akan ketagihan apalagi kondisi jalan raya di Pulau Jawa saat ini umumnya rusak parah yang membuat laju angkutan jalan raya tak lagi mulus.

Jumat, 10 Januari 2014

MRT Proyek Telat

Pertama kali melihat bekas pohon ditebangi di jalan Jendral Sudirman Senayan saya tak sampai menduga kalau itu bagian dari proyek pengerjaan MRT (Mass Rapid Transit). Saya baru tahu setelah sekarang gencar diberitakan, terlebih setelah kini ramai ada penolakan penutupan terminal Lebak Bulus. Ternyata proyek pembangunan sarana angkutan massal ini benar-benar kontroversial. Demi sesuatu yang konon akan berdampak besar pada masalah transportasi di Jakarta, kini Pemprov DKI justru berhadapan dengan masalah-masalah besar.

Senin, 30 September 2013

Tamasya Keliling Kampung

Soal kreatifitas, orang Indonesia memang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Terutama dalam hal mencari uang, pokoknya bangsa ini inovatif sampai mati. Bisa disaksikan dalam keseharian, dan pastinya hal ini sudah bakat turunan. Ya, kita turunan Nabi Nuh as, manusia pertama yang bikin perahu yang asalnya dari sekitar pulau Jawa yang adalah Indonesia.

Kamis, 26 September 2013

Stasiun Jabodetabek Tambah Peron

Terus meningkatnya jumlah pengguna Kereta Komuter Jabodetabek sepertinya direspon positif oleh pihak pengelola. Seperti tampak pada gambar, di beberapa stasiun di Jabodetabek sejak beberapa waktu lalu upaya penambahan panjang peron hingga kini terus dilakukan. Gambar adalah di Stasiun Pasar Minggu, sudah lebih dari satu minggu pembangunan peron baru itu berlangsung.